BREAKING NEWS
 

Groundbreaking Pabrik Industri Baterai Kendaraan Listrik

Bye-bye… Era Kejayaan Komoditas Bahan Mentah

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : MUHAMAD FIKY
Kamis, 16 September 2021 06:30 WIB
Presiden Joko Widodo saat groundbreaking Pabrik Industri Baterai Kendaraan Listrik PT HKML Battery Indonesia, di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu, (15/09/2021) pagi. (Foto: Humas Setkab/Agung).

 Sebelumnya 
“Ini konsep investasi hilirisasi terintegrasi yang pertama karena baterainya itu dari BUMN, tambangnya yang mayoritas. Smelter-nya dibangun di Malu­ku Utara. Di situ dekat dengan bahan baku,” jelasnya.

Bahlil memastikan, pembangun pabrik ini bakal dikebut. Tahun 2022 diharapkan sudah bisa produksi.

“Paling lambat Mei 2022 sudah produksi. Sudah paten. Insya Allah sudah produksi kita,” ucapnya.

Baca juga : Hari Ini, Jokowi Groundbreaking Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Di Karawang

CEOLG Energy Solution Jonghyun Kim mengatakan, baterai yang akan diproduksi menggunakan teknologi baru nickel, cobalt, manganese dan aluminum. Dengan begitu, pembuatan baterai itu akan menggunakan 90 persen nikel katoda.

Kim juga menganggap, lokasi di Karawang adalah posisi ter­baik untuk membangun pabrik. Apalagi wilayah tersebut memi­liki 5 klaster industri, yaitu mo­bil, elektronik, bahan bangunan, makanan dan jasa logistik.

Dia akan aktif menggunakan pabrik bersama tersebut, seba­gai basis utama menuju pasar kendaraan listrik global di luar pasar ASEAN.

Baca juga : Beralih Dari BBM Ke Listrik, Rezeki Petani Bantul Kian Mengalir Di Lahan Pasir

“Indonesia akan selangkah lebih dekat untuk membangun rantai pasokan kendaraan listrik terintegrasi pertama di dunia,” ujar Kim.

Untuk diketahui, pemerintah meneken MoU dengan LG Energy Solution pada 18 Desember 2020. MoU ditandatangi setahun setelah Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Investasi, meneken nota kesepahaman pada proyek hilirisasai industri kendaraan listrik bersama Hyun­dai Motor Group.

LG bersepakat membentuk konsorsium dengan Hyundai Motor Group. Perusahaan asal Korea Selatan itu memben­tuk perusahaan patungan atau joint venture untuk membangun pabrik sel baterai kendaraan listrik.

Baca juga : Gandeng LG, Hyundai Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik Di Karawang

Dalam pelaksanaannya, kon­sorsium LG dan Hyundai juga bermitra dengan konsorsium BUMN melalui PT Industri Baterai Indonesia (Indonesia Battery Corporation/IBC).

Konsorsium IBC itu beranggotakan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Pertamina, PT Perusahaan Lis­trik Negara. IBC juga bermitra dengan Contemporary Amperex Technology Co. Ltd. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense