BREAKING NEWS
 

Pansus Haji, Imin Tak Bidik Gus Yaqut

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : UJANG SUNDA
Senin, 22 Juli 2024 08:29 WIB
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR bakal segera bekerja. Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, yang menjadi inisiator Pansus Haji, memastikan tidak membidik Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Imin, sapaan akrab Muhaimin, mengaku sudah meneken izin rapat Pansus Haji. Untuk pelaksanannya, Imin menyebut, masih harus menunggu para anggota DPR yang saat ini sedang di daerah, karena masa reses.

“Saya berharap, kalau reses pada sibuk, ya diatur waktunya,” kata Ketua Umum PKB ini, di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (21/7/2024).

Untuk mekanisme selanjutnya, Imin mengaku tak ikut campur lagi, termasuk penunjukan Ketua Pansus Haji. Pimpinan DPR menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut ke anggota Pansus Haji.

"Saya sudah tidak ikut-ikut lagi. Pimpinan menyerahkan sepenuhnya ke yang akan menjadi pimpinan Pansus," ucapnya.

Baca juga : Cegah Hujan di IKN, 4 Pesawat Dikerahkan

Mengenai kerja Pansus, Imin memberi sedikit bocoran. Kata dia, Pansus Haji hanya fokus pada penggunaan kuota haji tambahan, yang sebagian dialokasi ke haji khusus. Jadi, tidak akan menyasar ke personal Menag Yaqut Cholil Qoumas. “Fokus di situ,” tandasnya.

Sebelumnya, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief sudah menjelaskan mengenai penggunaan kuota tambahan sebanyak 20 ribu dari Arab Saudi pada musim haji 2024. Hilman menjelaskan, pembagian kuota menjadi 50 persen untuk haji reguler dan 50 persen untuk haji khusus sesuai dengan MoU yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq Al Rabiah. MoU itu yang kemudian menjadi landasan Kemenag dalam menyiapkan layanan.

Hilman menerangkan, pihaknya sudah berusaha mengkomunikasikan pembagian kuota ini ke DPR sejak Januari 2024. Namun, saat itu momentumnya menjelang Pemilu. "Kami juga sudah bersurat resmi memberitahukan kondisi ini kepada Komisi VIII," ucapnya.

Kata Hilman, pihaknya memaparkan hal ini untuk menjelaskan bahwa ada situasi teknis terkait alokasi kuota tambahan. “Jadi bukan masalah jual beli. Tidak ada jual beli kuota," ucapnya, memastikan.

Adsense

Terkait Pansus Haji, Hilman menegaskan, pihaknya menghormati apa yang sudah ditetapkan DPR. Kemenag akan mengikuti tahapan prosesnya.

Baca juga : Jangan Sembarangan Berikan Data Pribadi

"Pansus sudah ditetapkan. Kami menghargai seluruh proses yang dilakukan. Sebagaimana kata Menag, kita akan ikuti proses itu sebaik-baiknya," ucap Hilman.

Pihaknya akan menyiapkan data yang diperlukan. Seperti hasil komunikasi dengan pihak Saudi serta dokumen yang dimiliki untuk menjelaskan kenapa kebijakan alokasi kuota tambahan ini muncul.

"Misalnya, dalam MoU yang ditandatangani Menag dan Menhaj Saudi sudah dinyatakan pembagian kuotanya. Dokumen ini yang berusaha kita komunikasikan ke DPR sejak awal. Hanya sampai penyelenggaraan haji Rapat Kerja belum terlaksana," sambungnya.

Yaqut Sambut Jemaah

Menag Yaqut Cholil Qoumas tak terpengaruh dengan agenda Pansus Haji. Yaqut masih sibuk memastikan seluruh operasional haji 2024, yang akan berakhir hari ini, berjalan baik.

Kemarin pagi, Yaqut menyambut kedatangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 63 Embarkasi Jakarta (JKG 63) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Penyambutan jemaah ini ditandai dengan pengalungan bunga Yaqut kepada perwakilan jemaah haji JKG 63, yakni Sasdi Junaidi dan Iin Khodijah. "Selamat datang di Tanah Air. Selamat bertemu kembali dengan keluarga di rumah," ujarnya.

Baca juga : Program Latihan Kerja Didorong Garap Gen Z

Atas nama Pemerintah, Yaqut memohon maaf jika selama memberikan pelayanan selama di Tanah Suci ada kekurangan. “Kami mohon keikhlasannya untuk dimaafkan," sambungnya.

Yaqut mendoakan jemaah haji Indonesia mendapatkan predikat haji mabrur dan mabrurah. "Pesan saya tolong dijaga kemabruran ini. Karena menjaga kemabruran tidak lebih mudah dibanding mencapai kemabruran itu sendiri," ucapnya.

Dua juga berharap mereka yang sudah kembali ke Tanah Air, mendoakan jemaah haji yang masih berada di Tanah Suci, termasuk jemaah yang wafat di Tanah Suci. "Semoga saudara kita yang wafat, husnul khatimah, diterima seluruh amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah," harap Menag. 

Menag lalu menyapa dan menyalami jemaah, sembari bertanya tentang kondisi kesehatan jemaah, termasuk tentang berbagai layanan yang diberikan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense