BREAKING NEWS
 

Transformasi Melalui Hilirisasi

Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Bukan Mustahil

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : AULIA DARWIS
Rabu, 20 November 2024 07:15 WIB
Sekretaris Fraksi Golkar DPR Mukhtarudin

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan menilai transformasi ekonomi nasional melalui hilirisasi Sumber Daya Alam (SDA) patut menjadi program prioritas masa depan bangsa. Kebijakan hilirisasi ini mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi untuk kemajuan bangsa

Sekretaris Fraksi Golkar DPR Mukhtarudin mengatakan, perlu langkah strategis untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Saya kira, transformasi ekonomi nasional ini sangat penting untuk Indonesia capai visi sebagai negara maju pada tahun 2045,” ucapnya, Selasa (19/11/2024).

Mukhtarudin bilang, transformasi ekonomi ini guna mengurangi ketergantungan sekaligus memperkuat strtuktur industri dan penciptaan lapangan kerja sebanyak-banyaknya di dalam negeri.

“Dengan begitu, tujuan Presiden Prabowo yakni pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dalam lima tahun ke depan dapat terwujud,” imbuh anggota Komisi XII DPR itu.

Baca juga : BSI, Garuda Dan IFG, Jalin Kolaborasi Dengan BP Haji

Dia mengatakan, kebijakan hilirisasi SDA bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas yang selama ini lebih banyak diekspor sebagai bahan mentah.

Karena itu, dia mendorong agar program-program yang telah dijalankan Presiden Jokowi tersebut dapat dilanjutkan oleh Pemerintahan Kabinet Merah Putih.

Politisi daerah pemilihan Kalimantan Tengah ini bilang, sejarah mencatatkan Indonesia pernah mengalami pertumbuhan ekonomi minimal 8 persen sebanyak lima kali. Masing-masing pada tahun 1968 sebesar 10,92 persen, tahun 1973 sebesar 8,10 persen, 1977 sebesar 8,76 persen, 1980 sebesar 9,88 persen, dan terakhir pada tahun 1995 dengan kenaikan 8,22 persen.

Jadi, cita-cita Prabowo meningkatkan pertumbuhan ekonomi sampai 8 persen bukan hal tak mungkin.

Adsense

“Tapi kita harus optimistis mesti perekonomian Indonesia hingga saat ini masih sangat bergantung pada konsumsi domestik sebagai pendorong utama,” jelasnya.

Baca juga : Rosan Genjot Investasi Kawasan Transmigrasi

Mukhtarudin bilang, perubahan tatanan serta ketidak pastian global yang berlarut-larut harus ditanggapi dengan strategi-strategi dengan pola pembangunan relevan.

Nah, guna mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, maka peningkatan investasi menjadi sangat krusial.

Fraksi Golkar DPR, lanjutnya, berharap transformasi ekonomi dapat juga mewujudkan modernisasi pengelolaan dan pemanfaatan semua potensi SDA untuk menghadirkan nilai tambah yang tinggi.

“Artinya, poinnya investasi, terutama dalam sektor-sektor industri berbasis sumber daya alam. Diharapkan ini mampu membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat secara lebih merata di masa mendatang,” pungkas Mukhtarudin.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memaparkan, Indonesia punya proyek besar hilirisasi pada 26 komoditas di Indonesia. Beragam sumber daya alam dan mineral akan diindustrialisasi dan butuh sumber daya modal dan teknologi besar dan bantuan dari banyak negara.

Baca juga : Dewan Restui Tarif Air PAM Naik, Untuk Menengah Atas

“Kami bertekad melakukan industrialisasi dengan hilirisasi sumber daya dan mengolahnya. Kami memiliki 26 komoditas dan bertekad untuk memiliki industri pengolahan,” beber Prabowo di ajang Asia - Pacific Economic Cooperation (APEC) CEO Summit 2024, Minggu (17/11/2024).

Prabowo memaparkan, untuk melancarkan rencana besar hilirisasi itu, Indonesia butuh modal setidaknya 600 miliar dolar AS atau mencapai Rp 9.480 triliun (kurs Rp 15.800). Uang sebesar itu bisa menjadi potensi besar bagi para investor di seluruh dunia.

Salah satu yang dipaparkan Prabowo adalah industrialisasi di sektor maritim dan perikanan.

“Tiga perempat wilayah nasional kami adalah air. Kami memiliki potensi yang luar biasa untuk, katakanlah, program perikanan yang terencana dengan baik, budidaya air, dan banyak industri pengolahan,” papar Prabowo.

Indonesia, kata Prabowo, juga mendorong lebih banyak eksplorasi di sektor minyak dan gas atau migas, serta mineral penting lainnya. Hal ini juga menjadi potensi besar bagi para investor untuk masuk.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense