BREAKING NEWS
 

Wujudkan Kemandirian Industri Pertahanan

Senayan Dorong PT Pindad Produksi Alutsista Unggulan

Reporter : OSPI DARMA
Editor : AULIA DARWIS
Senin, 25 November 2024 07:15 WIB
Wakil Ketua Komisi I DPR Ahmad Heryawan. (Foto: Dok. PKS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan meyakini PT Pindad mampu memperkuat sistem pertahanan Indonesia. Perusahaan pelat merah ini diminta terus memproduksi alutsista unggulan.

Wakil Ketua Komisi I DPR Ahmad Heryawan mengatakan, alutsista produksi PT Pindad selama ini tidak kalah dengan produk dari negara lain. Produk yang dimaksud antara lain, senjata anti drone SPS-1 dan Maung MV3 Mobile Jammer. “Kami berharap semua itu cukup kuat untuk mendukung sistem pertahanan TNI kita,” ujarnya dalam keterangan tertulis, ke­marin.

Pengembangan sisi teknologi, lanjutnya, harus terus berkelan­jutan sehingga mendukung percepatan kemandirian dan modernisasi alutsista TNI. “Kita yakini bahwa produk Pindad bagus dan berkualitas. Pin­dad harus terus mengembang­kan produk-produknya, serta meningkatkan kuantitas produk­sinya,” kata Aher, sapaannya.

Komisi I DPR akan ikut ber­juang agar PT Pindad dapat terus berkarya dengan lancar dan tanpa hambatan. Dengan demikian, ke depan makin banyak produk alutsista dan kendaraan yang di­hasilkan PT Pindad dan menjadi kebanggaan nasional.

Baca juga : Penerima Bansos Disisir Lagi Dan Kudu Ber-KTP DKI

Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron juga menga­presiasi kinerja PT Pindad yang terus meningkat sejalan dengan berbagai produk dihasilkan sudah berstandar Internasional.

“PT Pindad ini menjadi kebanggaan bangsa, dan harus terus dikembangkan agar bisa menjadi lebih maju di masa mendatang,” ujarnya.

Adsense

Pindad juga dapat melaku­kan diversifikasi produknya misal mobil taktis yang dapat ditingkatkan ke pasar mobil umum dan berbagai jenis senjata modern. Ini tentu membutuh­kan peningkatan kemampuan keuangan.

“Kami dukung penuh Penyer­taan Modal Negara (PMN) untuk Pindad agar rencana pengem­bangan perusahaan dapat didu­kung oleh pembiayaan yang memadai. Apalagi saat ini su­dah terintegrasi dalam holding Defend Id dan bisa bersinergi dengan BUMN industri per­tahanan lainya, yaitu PT LEN, PTDI, PT Dahana, dan PT PAL Indonesia,” ucapnya.

Baca juga : The Citizens Mulai Rapuh

Wakil Ketua Komisi VI DPR Nurdin Halid juga mengapresiasi kemampuan PT Pindad dalam memproduksi berbagai sarana yang dibutuhkan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Tidak hanya itu, Pindad juga memproduksi sarana umum seperti eskavator, traktor, bahkan becak dan mobil,” ujarnya.

Komisi VI DPR, lanjugnya, mendorong sektor industri dalam negeri agar semakin maju dan mampu memenuhi kebutuhan domestik serta memperkuat ketahanan nasional. Diharapkan dengan dukungan yang lebih besar, Pindad dapat memper­luas kapasitas produksinya dan menjadi motor penggerak bagi industri pertahanan serta sektor lainnya di Indonesia

Sementara itu, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose menyampaikan, pihaknya akan berupaya mewujudkan ke­mandirian industri pertahanan. Untuk mencapai kemandirian masih cukup banyak yang harus diperbuat, banyak industri hulu yang perlu dibangun.

Baca juga : Jojo Gagal Bawa Gelar

Abraham menerangkan, pihaknya saat ini menyiapkan produksi MV3 Maung untuk kendaraan dinas menteri dan jajaran pe­jabat. PT Pindad saat ini terus berkoordinasi dengan pemerintah sebelum memproduksi Maung generasi ketiga itu.

Untuk diketahui, MV3 Garuda merupakan jenis Maung yang di­peruntukkan sebagai kendaraan operasional (ranops). PT Pindad sejauh ini telah memproduksi MV3 Garuda Limousine yang telah digunakan sebagai mobil kepresidenan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense