RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi III DPR RI Pulung Agustanto mengajak masyarakat Kabupaten Kediri untuk bersiap menghadapi berbagai perubahan.
Apalagi kini Bandara Dhoho sudah beroperasi, yang semakin membuka Kediri dari wilayah lain.
"Kini Kediri memasuki wilayah aetropolis sebagai konsekuensi berdirinya Bandara Dhoho," ujarnya.
Dengan sendirinya sebagai wilayah yang makin terbuka, masyarakat Kediri pasti akan banyak mengalami gesekan kultural.
Baca juga : Acara Panggung Karya Nusantara 2024 di Sarinah Raih Hasil Membanggakan
Hal ini tentu membawa dampak positif bagi masyarakat Kediri untuk lebih banyak menyerap kemajuan dari wilayah lain.
Tapi, Pulung juga mengingatkan selain dampak positif yang bisa dimanfaatkan masyarakat juga terbuka berbagai dampak negatif.
"Masyarakat Kediri perlu memahami berbagai dampak ini agar kita bisa memetik hasil positif dan menghalau segala dampak negatifnya," ingatnya.
Pulung menambahkan, dengan beroperasinya bandara Dhoho ditambah dengan berbagai kelengkapan infrastruktur lainnya, secara otomatis akan mengundang banyak investor masuk. Hal ini otomatis membuka peluang lapangan pekerjaan bagi anak muda Kediri.
Baca juga : Pengacara Pastikan, Warga Tak Berniat Hambat Pembangunan Kedubes India
"Nah, anak-anak muda Kediri harus bersiap meyongsong peluang ini," imbau Pulung dalam acara reses anggota DPR di hadapan ratusan warga Kediri, Rabu (18/12/2024).
Selain itu Pulung juga mengingatkan salah satu dampak negatif yang mungkin bisa sangat merusak adalah narkoba.
"Inilah yang selalu saya tekankan. Bahaya narkoba jangan sampai merampas masa depan anak-anak mudah Kediri," tegasnya.
"Adanya bandara, juga stadion dan pasti diikuti pembangunan yang lain lima tahun ke depan pasti banyak sekali orang yang akan datang ke Kabupaten Kediri," imbuhnya.
Baca juga : Pilkada DKI Bisa 2 Putaran, Pengamat: Jangan Berlebihan Klaim Kemenangan
Masalah keamanan, termasuk peredaran narkoba ini harus diwaspadai karena bisa merusak anak-anak muda Kediri.
"Saya mohon panjenengan semua untuk peduli dan mau saling mengingatkan,” imbaunya.
Selain ajakan kepada warga terutama yang berada di sekitar bandara, Pulung Agustanto mengaku ketika bertemu dengan Kapolda, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kepala BNN Jawa Timur, pihaknya menekankan persoalan keamanaan termasuk ancaman peredaran narkoba tersebut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.