RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung meminta komunitas internasional aktif mengawasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas.
Dia pun meyakini, gencatan senjata ini merupakan langkah penting bagi kemenangan perlawanan rakyat Palestina.
"Gencatan senjata ini tidak boleh menjadi sekadar formalitas. Serangan yang tetap berlanjut adalah bentuk pelanggaran berat yang menunjukkan bahwa penjajahan Israel harus segera dihentikan," tegas Tamsil dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (17/1/2024).
Bagi Tamsil, gencatan senjata ini adalah awal, bukan akhir dari perjuangan. Sebab langkah paling utama dari gencatan senjata Israel-Palestina ini adalah berakhirnya penjajahan zionis Israel di tanah Palestina.
"Kita harus memastikan bahwa ini menjadi langkah menuju penghentian total penjajahan Israel di tanah Palestina," tegasnya.
Baca juga : Dunia Senang, Rakyat Girang
Senator asal Sulawesi Selatan ini mengungkapkan bahwa, penindasan yang dilakukan Israel kepada warga Palestina kurang lebih telah menewaskan lebih dari 46.700 warga Gaza, melukai 96.910 orang, dan memaksa 90 persen dari populasi Gaza yang berjumlah sekitar 2,3 juta jiwa mengungsi dari rumah mereka.
Selain itu, lebih dari 10.000 orang masih dinyatakan hilang di bawah reruntuhan akibat serangan udara Israel. Tamsil juga menambahkan bahwa meskipun gencatan senjata menjadi langkah positif, tantangan besar masih ada di depan.
"Proses diplomasi dan penyelesaian yang adil harus terus didorong untuk memastikan bahwa gencatan senjata bukan hanya sekadar penghentian sementara, tetapi sebuah langkah konkret menuju perdamaian yang berkelanjutan bagi Palestina," ungkapnya.
Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR ini pun menyambut baik langkah pemerintah Indonesia melalui Wakil Menteri Luar Negeri yang menyampaikan dukungan terhadap gencatan senjata ini.
Baginya, langkah ini sejalan dengan komitmen konstitusional Indonesia untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina.
Baca juga : Biden Umumkan Deal Gencatan Senjata Israel-Hamas, Ini Bocoran Kesepakatannya
"Namun, kita juga harus memastikan bahwa gencatan senjata untuk melindungi rakyat Palestina dan tidak digunakan sebagai jeda oleh Israel untuk terus memperkuat pendudukannya," tegasnya.
Sebagai tokoh yang konsisten membela Palestina, Tamsil menyerukan komunitas internasional untuk bersatu demi memberikan bantuan nyata kepada Palestina. Menurutnya, persatuan komunitas internasional adalah kunci perdamaian di Tanah Gaza.
"Jika kita bersatu, kita tidak hanya mampu bersuara lantang, tetapi juga menciptakan solusi konkret untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina,” sebutnya.
Untuk itu, dia mendesak masyarakat internasional untuk tidak tinggal diam atas pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Israel. Sebab setiap tindakan yang berupa penjajahan merupakan tindakan biadab dan harus dikutuk.
Dunia internasional harus lebih berani mengambil langkah tegas untuk mewujudkan perdamaian yang adil.
Baca juga : INH Torehkan Catatan Apik, Galang Dana Untuk Palestina
“Gencatan senjata bukan hanya soal menghentikan perang, tetapi juga soal mengembalikan hak dan martabat rakyat Palestina. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan keadilan itu," pungkas Tamsil.
Sebelumnya, Israel dan Hamas pada Rabu menyetujui gencatan senjata di Jalur Gaza, yang berpotensi mengakhiri invasi brutal militer Zionis selama 15 bulan di daerah kantong Palestina tersebut yang telah menewaskan 46.707 warga Palestina.
Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim al-Thani mengumumkan bahwa perjanjian perdamaian itu mulai berlaku pada 19 Januari. Perjanjian tersebut mencakup ketentuan untuk pertukaran tahanan, pemulangan warga sipil yang mengungsi secara internal ke rumah mereka di utara, dan penyeberangan milisi Palestina yang terluka dan warga sipil ke Mesir melalui penyeberangan Rafah di Gaza Selatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.