Sebelumnya
“Jika kita bersatu, kita tidak hanya mampu bersuara lantang, tetapi juga menciptakan solusi konkret untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina,” sebutnya.
Untuk itu, dia mendesak masyarakat internasional untuk tidak tinggal diam atas pelanggaran hukum internasional yang dilakukan Israel. Sebab setiap tindakan yang berupa penjajahan merupakan tindakan biadab dan harus dikutuk. Dunia internasional harus lebih berani mengambil langkah tegas untuk mewujudkan perdamaian yang adil.
Baca juga : KPK Buka Peluang Jerat Tersangka Baru
“Gencatan senjata bukan hanya soal menghentikan perang, tetapi juga soal mengembalikan hak dan martabat rakyat Palestina. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan keadilan itu,” pungkas Tamsil.
Sebelumnya, Israel dan Hamas pada Rabu menyetujui gencatan senjata di Jalur Gaza, yang berpotensi mengakhiri invasi brutal militer zionis selama 15 bulan di daerah kantong Palestina tersebut yang telah menewaskan 46.707 warga Palestina.
Baca juga : Coretax Bikin Sistem Perpajakan Transparan
Perdana Menteri Qatar Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim al-Thani mengumumkan bahwa perjanjian perdamaian itu mulai berlaku pada 19 Januari. Perjanjian tersebut mencakup ketentuan untuk pertukaran tahanan, pemulangan warga sipil yang mengungsi secara internal ke rumah mereka di utara. Juga, penyeberangan milisi Palestina yang terluka dan warga sipil ke Mesir melalui penyeberangan Rafah di Gaza Selatan. KAL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 6, edisi Minggu, 19 Januari 2025 dengan judul "Gencatan Senjata Hamas-Israel, Senator Minta Komunitas Internasional Mengawasi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.