Sebelumnya
Karena itu, dia mempersilakan masyarakat terutama media untuk mengangkat persoalan pangan ini jika memang terjadi lonjakan harga. Media tidak perlu ragu mengangkat masalah pangan ini sebagai check and balances yang memang mesti disiapkan mitigasinya.
Komisi VI DPR juga akan selalu mendorong agar ada mitigasi pada setiap pergerakan harga, pada setiap kelangkaan barang dan jasa, dan berbagai permintaan yang tidak terpenuhi. “Kami pasti akan merespons dengan cepat. Oleh karena itu kami juga meminta Pemerintah sudah menghitung secara cermat, baik ketersediaan yang disiapkan oleh Perum Bulog maupun di ID.Food,” bilangnya.
Baca juga : Hibank Target Satu Juta Nasabah Baru
Terpisah, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan peringatan keras kepada para pengusaha yang tidak mematuhi dan tidak menjalankan penjualan bahan pokok sesuai harga HET. Pemerintah tidak segan-segan menyegel atau membekukan izin pelaku usaha yang melanggar aturan.
Amran bilang, jangan sampai semua komoditas bahan pokok ini melebihi HET yang telah ditentukan. “Kasatgas Pangan, Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) tolong kawal agar HET dan operasi pasar. Ini adalah perintah panglima tertinggi Presiden Prabowo Subianto. Kalau ada yang melanggar kami pastikan akan dilakukan penindakan bahkan pencabutan izin usaha,” ujar Mentan Amran.
Baca juga : Rupiah Perkasa, Ekonomi Nasional Tahan Banting
Amran menyampaikan, tindakan tegas ini perlu diambil sebagai upaya menjaga ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa agar tidak terganggu dengan harga bahan pokok yang sering kali naik di saat bulan Ramadan dan lebaran.
“Yang pasti sekali lagi saya katakan jangan ada yang bermain-main di wilayah HET. Ini pengawasannya sangat ketat dan tindakan yang akan diberikan juga sangat berat,” katanya. KAL
Baca juga : Aplikasi JAKI Bakal Dibuat Lebih Canggih
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 6, edisi Minggu, 23 Februari 2025 dengan judul "HPP Gabah Dan Beras Naik Waspadai, Harga Pangan Bisa Melonjak Lagi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.