BREAKING NEWS
 

Game Berkonten Negatif Pengaruhi Anak

Ketahanan Digital Kita Lemah

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : AULIA DARWIS
Kamis, 7 Agustus 2025 07:35 WIB
Anggota Komisi I DPR Syamsu Rizal. (Foto: Dok. DPR RI).

RM.id  Rakyat Merdeka - Senayan mendukung Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersikap tegas melarang permainan atau game daring (online) yang berdampak negatif bagi tumbuh kembang anak.

Anggota Komisi I DPR Syamsu Rizal prihatin dengan masifnya anak-anak bermain Roblox yang banyak menampilkan adegan kekerasan. Hal ini terjadi karena masih longgarnya pengawasan Kemkomdigi untuk menghentikan beredarnya permainan yang mengandung unsur kekerasan.

"Kemkomdigi harus memperkuat pengawasan atas beredarnya permainan yang mengandung dampak negatif. Jangan biarkan masa depan anak-anak dirusak karena ada permainan tersebut,” tegas Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal, di Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Baca juga : Prabowo Sayang Guru

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, permainan Roblox mengandung unsur kekerasan yang berpotensi ditiru anak-anak di dunia nyata. Terlebih, banyak anak belum mampu membedakan mana yang nyata dan mana yang merupakan rekayasa.

"Kalau main handphone (HP) tidak boleh menonton kekerasan, yang di situ ada berantemnya. Yang main blok-blok (Roblox) itu jangan main karena tidak baik," kata Mu'ti saat meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SDN Cideng 2, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2025).

Permainan ini, tambah Mu'ti, juga membuka peluang penggunaan uang dalam jumlah besar untuk ukuran anak-anak.

Baca juga : Muhaimin Maksimalkan Ketahanan Kaum Muda

Deng Ical melanjutkan, Kemkomdigi harus tegas melakukan pemblokiran terhadap seluruh platform digital yang melanggar. Juga memberikan sanksi kepada pengembang maupun distributor game yang terbukti melanggar, baik karena menampilkan kekerasan, pornografi, maupun konten lain yang tidak ramah anak.

"Jangan tunggu viral baru bereaksi," tandas politikus PKB ini.

Dia mengingatkan, harus ada upaya pencegahan nyata, agar yang beredar adalah permainan aman dan sesuai usia. Masa depan anak-anak bisa rusak jika terus-menerus terpapar permainan berbahaya. Lakukan iterasi digital untuk meningkatkan kesadaran orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam membimbing anak-anak memilih konten yang tepat.

Baca juga : Waketum PAN Beri Apresiasi, Sikap PDIP Ringankan Beban Pemerintah

Anak yang aktif mengakses media digital akan menerima dampak negative yang sangat kuat. Hal ini akan membentuk kerangka berpikir anak yang bisa berkembang secara bebas, bahkan di luar akar budaya Indonesia.

Adsense

“Bukan hanya kekerasan dan ekstremisme, permainan digital juga dapat menyebarkan nilai-nilai individualistik yang bertentangan dengan budaya gotong royong," ucapnya.

Infiltrasi nilai asing dan konten berbahaya ini, lanjutnya, memengaruhi sistem ketahanan masyarakat dalam menghadapi ancaman non-militer dalam masa depan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense