Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Waketum PAN Beri Apresiasi, Sikap PDIP Ringankan Beban Pemerintah
Kamis, 7 Agustus 2025 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno mengapresiasi sikap PDI Perjuangan (PDIP) yang mendukung program baik pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Terlebih, jika PDIP akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Pemerintah.
“Pekerjaan dan tugas kenegaraan besar sekali. Pertumbuhan ekonomi delapan persen itu bisa kita capai kalau kita semuanya bekerja sama,” ujar Eddy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/8/2025).
Wakil Ketua MPR ini mengatakan, semakin banyak partai politik yang ikut bertanggung jawab dalam pemerintahan, maka beban pembangunan nasional akan semakin terbagi dan semakin banyak yang bisa ikut memikul beban pemerintahan.
"Iya tentu akan semakin meringankan,” kata Eddy Soeparno.
Menurut Eddy, untuk menjaga kualitas demokrasi, dengan minimnya oposisi jika PDIP merapat ke Pemerintah, tidak harus dibebankan kepada partai politik di parlemen. Peran oposisi dan kritis, kata dia, bisa datang dari kalangan akademisi.
Baca juga : BRI Dipercaya Salurkan KPR Subsidi 25 Ribu Unit
“Teman-teman media, kalangan kampus, akademisi, itu semua bisa memberikan koreksi. Jadi, koreksi bisa tetap dilakukan dari luar parlemen,” katanya.
Politisi dari kalangan pengusaha ini mengatakan, keputusan yang diambil PDIP sekarang ini pernah dirasakan oleh PAN. Tepatnya, ketika Prabowo Subianto kalah di Pilpres 2019 oleh Joko Widodo (Jokowi).
Sebagai partai pendukung konsisten Prabowo, PAN menegaskan menjadi ‘partner’ Pemerintah. Pada posisi itu, Eddy menceritakan, PAN tidak ada representasi dalam pemerintahan. Tetapi, mendukung kebijakan baik Pemerintah dan mengkritik Pemerintah ketika mulai melenceng dari jalur.
“Yang baik kita dukung sepenuhnya dan yang sekiranya belum ya tentu berikan kritik yang konstruktif, korektif ya supaya kita bisa bersama-sama membenahinya,” katanya.
Eddy menilai, apa yang dilakukan PDIP sudah tepat untuk menjadi penyeimbang Pemerintah. Dia mengatakan, apa yang disampaikan Megawati sebagai sikap PDIP sudah sangat baik, dan sangat guyub.
Baca juga : Tumbuh 5,68 Persen, Industri Manufaktur Masih Jadi Motor Utama Ekonomi
"Kalau emang ada koreksi itu dilakukan. Tetapi tetap mendukung suatu hal yang baik," ungkapnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron mengatakan, posisi PDIP sekarang ini terhadap pemerintahan Prabowo Soebianto-Gibran Rakabuming Raka sudah benar. Apa yang diperankan PDIP saat ini, kata dia, pernah juga lakoni Partai Demokrat selama 9 tahun.
"Sudah bagus lah, karena idealnya seluruh potensi bangsa bersatu, seluruh potensi bangsa memiliki tujuan yang sama, meskipun dengan pemikiran, ide, gagasan yang berbeda-beda, tetapi tujuannya harus sama," katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (5/8/2025).
Herman Khaeron mengatakan, partai penyeimbang selalu berada di arus massa rakyat. Ketika kebijakan negara sesuai dengan aspirasi dan harapan rakyat, maka partai penyeimbang mendukungnya. Tetapi, kata dia, kalau ada hal-hal yang bertentangan dengan aspirasi dan harapan rakyat, partai penyeimbang mengkritisinya.
"Mengkritisi secara proporsional," ujarnya.
Baca juga : Penumpang Transjakarta Di Blok M Kebingungan...
Sebelumnya, Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri menegaskan, partainya tidak memosisikan sebagai oposisi atau berkoalisi. PDIP, tegas Megawati, akan mendukung kebijakan Pemerintah selama berpihak kepada rakyat.
Demokrasi Indonesia, kata Megawati, bukan merupakan demokrasi bersifat blok-blokan kekuasaan. Dia mengatakan, demokrasi Indonesia bertumpu pada kedaulatan rakyat dan konstitusi.
"Oleh karena itu, PDIP tidak memosisikan sebagai oposisi dan juga tidak semata-mata membangun koalisi kekuasaan," ujarnya.
Megawati menegaskan, PDIP merupakan partai ideologis, yang berdiri di atas kebenaran, berpihak pada rakyat, dan bersikap tegas sebagai partai penyeimbang. Sikap ini, kata dia, demi menjaga arah pembangunan nasional tetap berada di dalam rel konstitusi dan kepentingan rakyat banyak. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya