BREAKING NEWS
 

Komisi XII DPR Setujui Anggaran Kementerian ESDM Rp 21,67 Triliun

Reporter & Editor :
FAZRY
Kamis, 4 September 2025 15:56 WIB
Rapat Kerja Komisi XII DPR bersama Kementerian ESDM. (Dok. Kementerian ESDM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyetujui usulan pagu definitif Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebesar Rp 21,67 triliun untuk Tahun Anggaran 2026.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk belanja rutin sekaligus percepatan pelaksanaan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto, termasuk peningkatan rasio elektrifikasi melalui pembangunan Listrik Desa (Lisdes).

Pagu definitif tersebut meningkat signifikan dibandingkan pagu awal yang hanya Rp 8,12 triliun.

Baca juga : Peka Kondisi Rakyat, PDIP Setuju Tunjangan Rumah Dihentikan

“Pagu Anggaran Awal Kementerian ESDM TA 2026 adalah sebesar Rp 8,12 triliun, dengan komposisi anggaran Rupiah Murni (RM) sebesar Rp 4,82 triliun, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 2,69 triliun dan Badan Layanan Umum (BLU) Rp 0,61 triliun,” ujar Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung dalam rapat kerja bersama Komisi XII di Jakarta, Rabu (3/9).

Adsense

Menurut Yuliot, tambahan pagu menjadi Rp 21,67 triliun akan dimanfaatkan untuk melanjutkan program prioritas, seperti pembangunan jaringan gas kota (jargas), kegiatan eksplorasi minyak dan gas (migas) serta batu bara, serta pembangunan Lisdes.

“Untuk melanjutkan percepatan visi misi Bapak Presiden, pada Tahun Anggaran 2026, Kementerian ESDM mendapatkan anggaran tambahan Rp 8,55 triliun yang akan digunakan untuk meningkatkan rasio elektrifikasi melalui pembangunan Listrik Desa yang mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp 5 triliun dan akan digunakan untuk infrastruktur listrik di 1.135 lokasi,” kata Yuliot.

Baca juga : Realisasi Capex Astra International Juni 2025 Tembus Rp 8,8 Triliun

Selain itu, anggaran infrastruktur Kementerian ESDM tahun depan juga dialokasikan untuk pemberian konverter kit bagi nelayan, pembangunan jargas, serta bantuan pasang baru listrik bagi masyarakat kurang mampu.

Sebagian dana tambahan juga akan dipakai untuk kegiatan swakelola, di antaranya studi kajian migas di 10 open area, persiapan dan promosi penawaran wilayah kerja migas.

Serta eksplorasi mineral dan batu bara dengan target rekomendasi masing-masing sembilan dan sepuluh lokasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense