RM.id Rakyat Merdeka - Senayan berharap Pemerintah menambah dana Transfer Ke Daerah (TKD) buat Aceh, Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut) dan sejumlah daerah lainnya yang terdampak musibah. Tujuannya, agar daerah cepat pulih pascabencana.
Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin mengusulkan pembatalan pemotongan dana TKD bagi daerah terdampak bencana dengan cara diskresi dari Pemerintah Pusat. Usulan itu sesuai permintaan Gubernur Sumbar Mahyeldi kepada Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa terkait penambahan TKD ke Sumbar.
Baca juga : Golkar Riau Beri Karpet Merah Kepada Para Kepala Daerah
“Permintaan resmi Gubernur Sumbar menggambarkan kondisi nyata kapasitas fiskal Pemerintah Daerah (Pemda) yang terdampak bencana banjir dan longsor,” ujar Khozin dalam keterangannya, Rabu (10/12/2025).
Diketahui, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyurati Presiden Prabowo Subianto agar membatalkan pemotongan anggaran TKD 2026 sebesar Rp 2,6 triliun. Tujuannya, untuk membantu penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda daerah tersebut.
Baca juga : RI Sediakan Payung Hukum Perlindungan Anak Di Medsos
“Pengembalian alokasi dana efisiensi tersebut akan menjadi penguat bagi daerah terdampak, dalam upaya penanggulangan, rehabilitasi, dan rekonstruksi infrastruktur setelah dilanda bencana,” ujar Mahyeldi saat meninjau lokasi terdampak bencana di Silareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis (4/12/2025).
Khozin melanjutkan, keberadaan TKD bagi daerah sangat bermanfaat untuk mengoptimalkan pelayanan publik di daerah. Sebab dana TKD berbeda dengan dana rekonstruksi dan rehabilitasi yang memang dialokasikan oleh Pempus.
Baca juga : Karakter Pemilih Berubah, KPU Dalami Pentingnya AI
Dia menambahkan, dana rekonstruksi dan rehabilitasi untuk daerah terdampak dialokasikan sebesar Rp 51,81 triliun dan sudah disiapkan oleh Pempus. “Sedangkan TKD akan lebih fokus pada pelayanan publik di daerah pasca bencana,” jelas politikus PKB ini.
Dalam situasi darurat, kata Khozin, dibutuhkan kebijakan skala prioritas untuk percepatan rekonstruksi, termasuk untuk rehabilitasi dan optimalisasi pelayanan publik di daerah terdampak bencana. “Ini semua untuk kepentingan masyarakat yang terdampak bencana,” jelasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.