Sebelumnya
Dari data Kemenkes tercatat sepanjang 2025 terdapat 11.094 kasus campak di Indonesia. Lalu hingga Februari 2026, sudah tercatat 550 kasus. Meningkatnya jumlah kasus dipicu oleh menurunnya cakupan imunisasi rutin lengkap. Padahal, pada 2018 cakupan imunisasi sempat mencapai 92 persen, namun pada 2022 turun menjadi 87,8 persen.
“Untuk itu, kami mendesak Kemenkes waspada wabah kasus campak di Indonesia dengan bersiap menetapkan KLB jika pertumbuhannya tidak bisa dikendalikan,” kata legislator Partai Golkar itu.
Selain itu, lanjutnya, ada lima langkah yang perlu segera dilakukan Pemerintah. Mulai meningkatkan cakupan vaksinasi hingga memperkuat surveillance.
Baca juga : Ignasius Jonan: Pengabdian Jangan Diawali Keluhan
“Pertama meningkatkan cakupan vaksinasi minimal 95 persen, dan yang kedua memperkuat surveillance bekerja sama dengan Pemda,” terangnya.
Ketiga, melakukan respons penanganan KLB secara baik. Keempat, mengeliminasi informasi tidak benar tentang vaksinasi. Kelima, eliminasi campak berperan penting untuk meningkatkan kesehatan nasional dan kawasan.
Sebelumnya, kasus campak menjadi sorotan usai temuan dua kasus warga negara Australia yang dinyatakan positif. Keduanya memiliki riwayat perjalanan dari Indonesia. Laporan itu diterima Kemenkes lewat mekanisme International Health Regulation (IHR).
Baca juga : Praktik Dugaan Rasuah Di Bea Cukai Terstruktur
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengatakan, kasus campak di dunia memang tengah mengalami kenaikan. Penyebaran campak juga jauh lebih besar dibandingkan Covid-19. Penyakit ini bisa menular ke 10 hingga 12 orang dan potensi kematiannya lebih besar.
“Kalau campak ke dewasa itu tidak masalah, tapi kalau ke anak-anak meninggalnya tinggi,” ujarnya.
Campak, sambungnya, sudah ada vaksin dan imunisasinya. Untuk itu, dia meminta kepada Pemda mengimbau orang tua agar mengimunisasi campak anak-anak mereka. “Tolong bantu dijelaskan, gandeng pemuka agama,” katanya. PYB
Baca juga : Pulau Bungin Disiapkan Jadi Kampung Sentra Lobster
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Minggu, 1 Maret 2026 dengan judul "Berantas Kasus Campak Komisi IX Minta Percepat Vaksinasi Hingga 95 Persen"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.