BREAKING NEWS
 

Christiany Paruntu: Pertamina Masih Mampu Tanggung Selisih Harga BBM

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 6 April 2026 12:04 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah lonjakan harga minyak dunia, kebijakan pemerintah menahan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai masih dapat dijalankan dengan baik oleh PT Pertamina (Persero). Namun, pengawasan ketat tetap diperlukan agar kebijakan ini tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.

Anggota Komisi VI DPR Christiany Eugenia Paruntu menyampaikan, Pertamina saat ini berada dalam posisi keuangan yang cukup kuat untuk menanggung selisih harga BBM nonsubsidi.

Menurutnya, kondisi ini didukung oleh likuiditas perusahaan yang memadai serta kelancaran skema kompensasi dari pemerintah.

Baca juga : Petrokimia Gresik Perkuat Strategi Pengamanan Bahan Baku Dukung Ketahanan Pangan

Pemerintah disebut membayarkan kompensasi kepada Pertamina secara rutin dengan porsi sekitar 70 persen setiap bulan.

Adsense

Mekanisme tersebut dinilai berperan penting dalam menjaga arus kas perusahaan tetap sehat, sehingga beban selisih harga tidak langsung mengganggu operasional maupun kinerja keuangan.

Selain itu, fundamental Pertamina yang kuat, baik dari sisi aset maupun pendapatan, turut menjadi penopang dalam menghadapi fluktuasi harga energi global.

Baca juga : Jamaludin Malik Dukung Stabilitas Harga BBM demi Jaga Ekonomi

Dalam jangka pendek, peran Pertamina sebagai penyangga (shock absorber) dinilai masih efektif untuk menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri.

Meski demikian, Christiany mengingatkan bahwa kondisi ini bersifat situasional dan sangat bergantung pada tren harga minyak dunia serta konsistensi pembayaran kompensasi dari pemerintah. Oleh karena itu, evaluasi dan pengawasan kebijakan perlu dilakukan secara berkala.

“Selama dukungan pemerintah melalui kompensasi berjalan baik dan kondisi keuangan perusahaan tetap kuat, Pertamina masih mampu menjalankan penugasan ini. Namun, pengawasan harus tetap diperketat agar stabilitas ini bisa terus terjaga,” tegasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense