RM.id Rakyat Merdeka - Kalangan politisi Senayan mengapresiasi peletakan batu pertama 13 proyek hilirisasi tahap II oleh Danantara. DPR memandang, langkah itu merupakan bentuk nyata percepatan transformasi ekonomi nasional yang berbasis pada peningkatan nilai tambah yang dilakukan secara masif.
Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya mengatakan, pembangunan berbagai proyek itu menunjukkan komitmen kuat mendorong agenda industrialisasi nasional semakin maju dan terarah. Pasalnya, hilirisasi merupakan strategi untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam sekaligus memperkuat struktur industri dalam negeri.
Program hilirisasi yang kini memasuki fase kedua merupakan kelanjutan dari tahap pertama yang dimulai 6 Februari 2026. Pelaksanaan groundbreaking untuk proyek itu dilakukan secara serentak sebagai langkah percepatan pembangunan industri berbasis nilai tambah.
Baca juga : Zulhas Pastikan Stok Pupuk Aman, Harga Gabah Terjaga
Melalui hilirisasi, kata Bambang, negara tidak lagi bergantung pada ekspor bahan mentah ke luar negeri. Momentum ini akan memperkuat daya saing industri Indonesia di tingkat global.
“Pelaksanaan groundbreaking merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah mendorong hilirisasi industri nasional berkelanjutan,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Bambang yakin, keberhasilan program hilirisasi itu akan memberikan dampak sangat signifikan bagi perekonomian nasional Indonesia. Mulai dari meningkatnya investasi, terbukanya lapangan kerja baru, hingga bertambahnya penerimaan negara secara total. Makanya, kebijakan ini harus mendapat dukungan penuh dari semua pihak.
Baca juga : Kawasan Transmigrasi Bakal Jadi Basis Lumbung Pangan
Selanjutnya, dia mendorong agar pelaksanaan proyek itu bisa berjalan sesuai target waktu serta memberikan hasil maksimal bagi masyarakat. Dibutuhkan sinergi antara Pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam membangun ekosistem hilirisasi. Sinergi lintas sektor jadi kunci agar agenda strategis ini bisa berjalan dengan cepat.
Dia juga mengingatkan untuk memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan serta efisiensi energi dalam pengembangan hilirisasi. Karena itu sejalan dengan kebijakan nasional yang mengarah pada pertumbuhan ekonomi inklusif. Transformasi ekonomi harus tetap menjaga keseimbangan ekosistem demi kepentingan generasi masa depan.
Komisi XII DPR, lanjutnya, akan terus mengawal agenda hilirisasi ini agar berjalan efektif, terukur, dan memberi kontribusi nyata bagi ketahanan ekonomi. Pengawasan ketat dilakukan demi memastikan seluruh proyek memberikan manfaat bagi kedaulatan nasional. “Sinergi antarlembaga negara juga terus diperkuat guna mencapai target pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.
Baca juga : KPK Usut Dugaan Korupsi Konsumsi RSUD Pekalongan
Ketua Komisi VI DPR Anggia Ermarini menambahkan, proyek ini merupakan langkah besar untuk kemajuan Indonesia. Karena itu, pelaksanaan proyek ini wajib dilakukan dengan strategi matang, agar berjalan lancar memenuhi harapan Pemerintah serta masyarakat luas. Keberhasilan hilirisasi nasional merupakan cita-cita bersama seluruh rakyat.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.