BREAKING NEWS
 

Bambang Patijaya Dorong Keberlanjutan HGBT, Demi Daya Saing Industri

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 9 Juni 2026 16:20 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Komisi XII DPR dari Fraksi Partai Golkar Bambang Patijaya mengapresiasi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang memastikan pasokan gas nasional dalam kondisi aman.

Menurutnya, kepastian pasokan gas menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlangsungan sektor industri sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Meski demikian, Bambang menilai, perhatian pemerintah tidak boleh hanya terfokus pada ketersediaan pasokan gas.

Aspek harga juga harus menjadi prioritas agar industri dalam negeri dapat memperoleh gas dengan harga yang kompetitif.

Baca juga : Turunkan 10 Persen Harga Avtur, Pertamina Jaga Daya Saing Industri Aviasi

“Pernyataan pemerintah bahwa pasokan gas nasional dalam kondisi aman tentu menjadi kabar baik bagi dunia usaha. Namun yang tidak kalah penting adalah memastikan gas tersebut dapat diakses industri dengan harga yang kompetitif agar sektor manufaktur nasional tetap memiliki daya saing di tengah persaingan global,” ujar Bambang, Selasa (9/6/2026). 

Ia menjelaskan, gas bumi merupakan salah satu komponen biaya produksi yang sangat penting bagi berbagai sektor industri, mulai dari pupuk, petrokimia, baja, keramik, kaca, makanan dan minuman, hingga industri manufaktur lainnya.

Karena itu, kebijakan harga gas memiliki pengaruh langsung terhadap daya saing industri nasional.

Adsense

Menurut Bambang, program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) yang selama ini diberikan kepada sektor industri strategis perlu terus dijaga keberlanjutannya.

Baca juga : Atasi Backlog Perumahan, DPR Dorong Pemanfaatan Aset Tanah Pemerintah

Kebijakan tersebut terbukti menjadi instrumen penting dalam meningkatkan efisiensi biaya produksi, menjaga tingkat utilisasi industri, serta memperkuat daya saing produk nasional di pasar domestik maupun ekspor.

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan sektor energi tidak hanya diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pasokan.

Namun juga dari sejauh mana energi tersebut mampu mendorong pertumbuhan industri, menciptakan lapangan kerja, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Kita perlu menjaga keseimbangan antara keberlanjutan investasi di sektor hulu migas dengan kebutuhan industri dalam negeri. Karena itu, kebijakan gas nasional harus mampu menjamin pasokan yang cukup sekaligus mendukung harga yang kompetitif bagi sektor-sektor strategis penerima HGBT,” kata legislator asal Bangka Belitung tersebut.

Baca juga : Dharma Jaya Dukung Kelancaran Kurban PWNU DKI Jakarta

Selain itu, Bambang mendorong pemerintah untuk mempercepat pengembangan lapangan gas baru, pembangunan infrastruktur gas nasional, serta optimalisasi pemanfaatan gas untuk kebutuhan domestik.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus ketahanan industri nasional.

Sebagai mitra kerja Kementerian ESDM, Komisi XII DPR akan terus mengawal kebijakan sektor gas nasional agar mampu mendukung target hilirisasi, industrialisasi, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Ketahanan energi dan ketahanan industri harus berjalan beriringan. Gas bumi harus menjadi instrumen untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Bambang.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense