BREAKING NEWS
 

Kepercayaan Publik Ke Polri Meningkat

Rudianto Lallo Nilai Reformasi Era Kapolri Listyo Berbuah Positif

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : FAQIH MUBAROK
Minggu, 28 Juni 2026 18:35 WIB
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo. Foto: DPR RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo mengapresiasi kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dinilai berhasil membawa institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) semakin dipercaya masyarakat.

Penilaian itu menyusul hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat signifikan sepanjang 2026.

Berdasarkan hasil survei tersebut, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri mencapai 82,4 persen. Angka itu meningkat dibandingkan survei pada 2025 yang berada di level 76,2 persen.

Selain itu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Polri juga naik menjadi 67,6 persen dari sebelumnya 65,1 persen, sementara citra kelembagaan Polri meningkat dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.

Survei Litbang Kompas dilakukan pada 9–18 April 2026 melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Hasil survei tersebut juga menempatkan Polri sebagai lembaga penegak hukum dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi dibandingkan Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga : Pustakawan Meningkatkan Literasi, Memartabatkan Bangsa

Rudianto menilai capaian tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan cerminan dari proses pembenahan yang berlangsung secara konsisten di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Ini adalah capaian yang patut diapresiasi. Meningkatnya kepercayaan publik menunjukkan bahwa kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berhasil membawa Polri semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap harapan masyarakat,” kata Rudianto, Ahad (28/6/2026).

Menurut legislator Partai NasDem itu, membangun kepercayaan publik merupakan pekerjaan yang jauh lebih sulit dibanding mempertahankannya.

Karena itu, peningkatan tingkat kepercayaan hingga mencapai lebih dari 82 persen menjadi indikator bahwa berbagai program transformasi kelembagaan, reformasi internal, serta peningkatan kualitas pelayanan mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.

Adsense

Rudianto menilai berbagai langkah pembenahan yang dilakukan Polri dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan pengawasan internal, transformasi digital, hingga pendekatan yang lebih humanis kepada masyarakat, memberikan dampak positif terhadap persepsi publik.

“Kepercayaan publik tidak hadir begitu saja. Itu dibangun melalui kerja nyata, konsistensi dalam memberikan pelayanan, penegakan hukum yang profesional, serta komitmen untuk terus berbenah. Apa yang dicapai hari ini merupakan hasil dari kepemimpinan yang mampu menggerakkan institusi ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Baca juga : Kerja Komisi Reformasi Polri Rampung, Posisi Kapolri Tetap di Bawah Presiden

Sebagai anggota Komisi III DPR RI yang membidangi urusan hukum dan menjadi mitra kerja Polri, Rudianto mengatakan peningkatan kepercayaan publik harus dijadikan modal untuk semakin memperkuat reformasi institusi kepolisian.

Menurut dia, tantangan Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari perkembangan kejahatan siber, ancaman keamanan digital, hingga tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, transparan, dan berkeadilan.

Karena itu, reformasi internal tidak boleh berhenti hanya karena tingkat kepercayaan publik meningkat.

“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme seluruh personel. Reformasi harus berjalan berkesinambungan agar Polri semakin modern, presisi, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan zaman,” katanya.

Rudianto juga menilai kehadiran polisi yang semakin responsif di tengah masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendorong meningkatnya kepercayaan publik. Berbagai inovasi pelayanan, menurutnya, telah membuat masyarakat lebih mudah mengakses layanan kepolisian sekaligus memperkuat kedekatan institusi tersebut dengan warga.

Meski demikian, Rudianto mengingatkan bahwa kepercayaan publik merupakan sesuatu yang dinamis dan harus dijaga melalui konsistensi kinerja.

Baca juga : Rudianto Lallo: Harus Dipikirkan Bersama Regulasi Dan Penindakannya

“Kepercayaan masyarakat adalah aset terbesar Polri. Membangunnya membutuhkan waktu yang panjang, tetapi kepercayaan itu bisa berkurang apabila tidak dijaga dengan integritas, profesionalisme, dan pelayanan yang semakin baik,” ujar Rudianto.

Ia menegaskan Komisi III DPR RI akan terus mendukung berbagai program transformasi yang bertujuan memperkuat profesionalisme Polri, sembari menjalankan fungsi pengawasan agar setiap agenda reformasi berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Bagi kami di Komisi III, Polri yang kuat bukan hanya diukur dari kemampuan menjaga keamanan, tetapi juga dari tingginya kepercayaan masyarakat. Dan hasil survei ini menunjukkan arah pembenahan yang dilakukan selama ini sudah berada di jalur yang tepat,” tutup Rudianto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense