RM.id Rakyat Merdeka - Komisi VI DPR yang salah satunya membidangi perbankan, acungkan jempol atas kinerja PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk yang berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp10,81 triliun pada Semester I 2026. Capaian tersebut meningkat 6,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp10,17 triliun.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto di Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Kata Darmadi, selain pertumbuhan laba, BNI juga mencatatkan kinerja yang solid melalui peningkatan penyaluran kredit menjadi Rp968,54 triliun, kenaikan total aset menjadi Rp1.461 triliun, serta membaiknya kualitas kredit dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) gross yang turun menjadi 1,93 persen.
Baca juga : Kapolri Siap Jadi Jembatan Aspirasi Koalisi Besar Buruh
Menurut Darmadi, capaian tersebut menunjukkan bahwa BNI mampu menjaga fundamental bisnis di tengah tantangan ekonomi global maupun domestik yang masih dinamis.
“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran direksi, manajemen, dan insan BNI atas pencapaian yang positif ini. Kinerja tersebut menunjukkan bahwa BNI mampu menjaga pertumbuhan bisnis sekaligus tetap mengelola risiko dengan baik,” ujar Darmadi.
Sebagai bank milik negara, lanjut Darmadi, BNI memiliki peran strategis yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian keuntungan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penyaluran pembiayaan kepada sektor-sektor produktif.
Baca juga : Satukan Layanan Publik Yang Sederhana, Cepat Dan Aman
Ia berharap pertumbuhan kredit yang telah dicapai dapat terus diarahkan untuk mendukung pelaku UMKM, industri manufaktur, sektor ekspor, serta berbagai sektor yang memiliki efek berganda terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya saing ekonomi Indonesia.
“Kinerja keuangan yang baik tentu patut diapresiasi. Namun yang tidak kalah penting adalah bagaimana kinerja tersebut dapat diterjemahkan menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat melalui akses pembiayaan yang lebih luas, penguatan sektor produktif, dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif,” kata Darmadi.
Darmadi juga menilai perbaikan kualitas kredit yang tercermin dari penurunan rasio NPL menjadi sinyal positif bahwa pertumbuhan bisnis BNI tetap dijalankan dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.
Baca juga : Golkar Santai Sikapi Adanya Kabinet Bayangan
Ke depan, ia berharap BNI terus menjaga momentum pertumbuhan, memperkuat transformasi digital, meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, serta mempertahankan fungsi intermediasi sebagai bank milik negara yang mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi perekonomian nasional.
“Selamat atas capaian Semester I 2026. Semoga BNI terus memperkuat kinerjanya, menjaga kepercayaan masyarakat, serta semakin optimal dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia,” tutup Darmadi. PYB
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Minggu, 9 Agustus 2026 dengan judul "BNI Bukukan Laba 10,8 T, DPR Acungkan Jempol"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.