BREAKING NEWS
 

Yorrys: STSB DPR-DPD RI 2026 Momentum Suara Daerah Jadi Poros Kebijakan Nasional

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Rabu, 12 Agustus 2026 17:31 WIB
Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai. Foto: DPD RI

 Sebelumnya 
Menanggapi laporan kinerja pemerintah yang akan disampaikan Presiden dalam rangkaian STSB, Yorrys berharap laporan tersebut tidak hanya menggambarkan capaian pemerintah dari perspektif kelembagaan, tetapi juga merefleksikan kondisi nyata yang dirasakan masyarakat.

“Kinerja pemerintah pada akhirnya harus diukur dari apa yang dirasakan rakyat. Karena rakyat bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek utama yang menentukan apakah sebuah kebijakan benar-benar berhasil atau belum,” katanya.

Ia menambahkan, laporan kinerja pemerintah harus terbuka terhadap kritik dan evaluasi konstruktif agar kepercayaan publik terhadap lembaga negara tetap terjaga. Yorrys menilai tema peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur, memiliki keterkaitan erat dengan semangat DPD RI, yakni “Dari Daerah Untuk Indonesia.”

Baca juga : Yorrys: Kami Cari Solusi, Bukan Memantik Konflik

Menurutnya, kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran tidak boleh hanya menjadi konsep di tingkat nasional, tetapi harus benar-benar dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

“Indonesia yang berdaulat adalah Indonesia yang masyarakat daerahnya merasa berdaulat. Indonesia yang adil adalah ketika keadilan pembangunan dirasakan dari Sabang sampai Merauke. Dan Indonesia yang makmur adalah ketika kemakmuran itu terdistribusi secara nyata kepada masyarakat di daerah,” tutur Yorrys.

Ia berharap kepemimpinan nasional saat ini terus menghadirkan kebijakan yang mampu menjawab berbagai persoalan bangsa, terutama di tengah ketidakpastian global dan berbagai tantangan domestik.

Baca juga : DPD Sikapi Dinamika Keamanan Dan Konflik Di Papua

“Saya berharap pemerintah mampu menghasilkan solusi atas persoalan bangsa dan negara, terutama kebijakan yang berpihak dan berdampak langsung terhadap ketahanan hidup masyarakat. Persoalan di daerah tidak boleh terlalu lama didiamkan, karena jika tidak diselesaikan dapat berdampak terhadap keamanan, ketertiban, dan kehidupan sosial masyarakat,” katanya.

Menutup pernyataannya, Yorrys berharap STSB 2026 memberikan nilai strategis bagi masyarakat daerah. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang untuk menyatukan visi kebangsaan sekaligus memastikan pembangunan nasional tidak meninggalkan daerah.

“Saya berharap STSB kali ini memberikan nilai lebih bagi masyarakat di daerah. Suara-suara daerah harus menjadi referensi bagi para pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan. Kita ingin menyatukan visi tentang Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dengan daerah sebagai poros utama kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran,” pungkas Yorrys.

Baca juga : Negara yang Rendah Hati

Ia menegaskan, kesejahteraan daerah pada akhirnya merupakan fondasi utama bagi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense