BREAKING NEWS
 

Lucius Karus: Pidato Sultan Tunjukkan DPD RI Mulai Temukan Peran Strategisnya

Reporter & Editor :
FAQIH MUBAROK
Minggu, 16 Agustus 2026 15:18 WIB
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin dalam Sidang Bersama DPR dan DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jum’at (14/8/2026). Foto: DPD RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengamat politik Lucius Karus menilai pidato Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin dalam Sidang Bersama DPR dan DPD RI menunjukkan arah baru dalam peran kelembagaan DPD sebagai representasi kepentingan daerah.

Menurutnya, pidato tersebut tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi mulai memperlihatkan bagaimana kepentingan daerah didorong menjadi bagian dari agenda kebijakan nasional.

“DPD mulai menemukan peran strategisnya. DPD tidak sekadar menyuarakan kepentingan daerah, tetapi berusaha menjembatani kepentingan daerah dengan agenda pembangunan nasional,” kata Lucius dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).

Dia menilai, pendekatan yang digunakan Sultan juga cukup konstruktif karena tidak menempatkan pemerintah pusat dan daerah sebagai dua kepentingan yang berhadap-hadapan.

Baca juga : Tamsil Linrung: Indikator Ekonomi Positif Tunjukkan Harapan Dan Perbaikan Nyata

Dalam pidatonya, Sultan justru menegaskan bahwa pusat dan daerah merupakan satu kesatuan dalam membangun Indonesia.

“Ini pendekatan yang menurut saya positif. DPD menjalankan fungsi representasi daerah, tetapi tidak dengan cara mempertentangkan daerah dengan pusat. Justru yang dibangun adalah sinergi agar kebijakan nasional benar-benar sampai dan dirasakan masyarakat di daerah,” ujarnya.

Menurut Lucius, salah satu bukti paling konkret dari arah tersebut adalah perjuangan DPD RI terhadap RUU Daerah Kepulauan. RUU itu telah diperjuangkan DPD sejak 2017 dan kini masuk dalam Prolegnas Prioritas 2026 serta mulai mendapatkan dukungan untuk dibahas bersama pemerintah dan DPR RI.

Adsense

“RUU Daerah Kepulauan menjadi contoh bagaimana aspirasi yang diperjuangkan secara konsisten akhirnya masuk ke dalam agenda legislasi nasional. Ketika pemerintah juga memberikan respons positif, ini menunjukkan ada proses politik yang menghasilkan sesuatu bagi daerah,” kata Lucius.

Baca juga : Ketua MPR, DPR, Dan DPD RI Rapat Bahas Persiapan Sidang Tahunan Bersama

Lucius menilai momentum tersebut penting karena RUU Daerah Kepulauan tidak hanya menyangkut kepentingan sejumlah wilayah, tetapi berkaitan dengan bagaimana negara mengelola pembangunan berdasarkan karakter Indonesia sebagai negara kepulauan.

“Kalau regulasi ini nantinya benar-benar lahir dan memberikan afirmasi yang tepat bagi daerah kepulauan, maka itu bisa menjadi legacy penting. Di situ kita bisa melihat bahwa perjuangan DPD memiliki dampak yang konkret,” ujarnya.

Lucius juga menilai pidato Sultan memperlihatkan upaya DPD untuk memperluas fungsi representasi daerah melalui agenda legislasi, pengawasan, dan pengawalan kebijakan pemerintah di daerah.

Dalam pidatonya, DPD menegaskan komitmen untuk memastikan agenda pembangunan nasional tidak hanya berhenti di tingkat pusat, tetapi terlaksana hingga provinsi, kabupaten, kota, kecamatan, desa, hingga wilayah terluar.

Baca juga : Lucius Karus: Kabinet Bayangan Cuma Jalankan Fungsi Kontrol

“Ke depan, tantangannya adalah bagaimana DPD memastikan gagasan-gagasan tersebut tidak berhenti menjadi narasi politik. Kalau aspirasi daerah bisa terus dikawal sampai menjadi kebijakan dan kemudian dirasakan masyarakat, di situlah peran strategis DPD akan semakin terlihat,” katanya.

Lucius menambahkan, konsistensi DPD dalam mengawal agenda daerah dengan pendekatan yang kolaboratif dapat memperkuat legitimasi lembaga tersebut di mata publik.

“DPD akan semakin kuat kalau mampu menunjukkan bahwa representasi daerah bukan hanya soal berbicara atas nama daerah, tetapi juga menghasilkan kebijakan yang membuat pembangunan lebih adil dan sesuai dengan kebutuhan daerah,” ujar Lucius.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense