BREAKING NEWS
 

Dukung Bahlil, Jamaludin Malik: Ekspor SDA Harus Langsung ke Negara Tujuan

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 3 November 2026 14:15 WIB
Foto: Fraksi Golkar DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi XII DPR RI Jamaludin Malik mendukung langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang meminta ekspor sumber daya alam (SDA) Indonesia dilakukan langsung ke negara tujuan tanpa melalui negara perantara.

Kebijakan tersebut dinilai penting untuk memperkuat kedaulatan ekonomi sekaligus memastikan keuntungan perdagangan komoditas lebih optimal dinikmati Indonesia.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar itu mengatakan, arahan yang disampaikan Bahlil dalam pembukaan Minerba Convex 2026 di Jakarta, Senin (2/11/2026), merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.

Baca juga : Pemerintah Tak Akan Ekspor Listrik

"Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat besar. Sudah seharusnya kita memiliki kendali yang lebih kuat terhadap perdagangan komoditas kita sendiri. Jangan sampai sumber daya alam Indonesia justru memberikan keuntungan ekonomi yang lebih besar kepada negara perantara," ujar Jamaludin, Senin (2/11/2026).

Adsense

Ia menilai, praktik perdagangan komoditas melalui negara perantara perlu ditata kembali, terutama jika hanya menambah rantai perdagangan tanpa memberikan nilai tambah yang sepadan bagi Indonesia.

Menurutnya, perdagangan langsung dengan negara tujuan berpotensi meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.

Baca juga : Bahlil Sentil Pengusaha Tambang: Jangan Kelola SDA Seperti Orang Kelaparan

"Kalau komoditas kita memang ditujukan ke negara tertentu, mengapa harus melalui negara lain hanya untuk kemudian diperdagangkan kembali? Kita harus memastikan nilai ekonomi dari perdagangan sumber daya alam Indonesia dapat dinikmati secara optimal oleh bangsa sendiri," tegasnya.

Jamaludin menambahkan, arahan Menteri ESDM yang mencakup ekspor komoditas mineral dan gas alam cair (LNG) perlu ditindaklanjuti melalui penataan tata niaga ekspor yang lebih transparan dan efisien.

Pelaksanaannya juga harus memperhatikan kontrak perdagangan, kesiapan infrastruktur, serta kepentingan nasional agar tidak mengganggu daya saing komoditas Indonesia.

Baca juga : Menteri Singapura Balas Menteri Bahlil

"Langkah Menteri ESDM ini sejalan dengan semangat memperkuat kedaulatan dan kemandirian ekonomi nasional. Indonesia tidak boleh hanya menjadi penghasil sumber daya alam, tetapi juga harus memiliki posisi yang kuat dalam menentukan arah perdagangan dan memperoleh manfaat sebesar-besarnya dari kekayaan alamnya sendiri," pungkas legislator dari daerah pemilihan Jawa Tengah II tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense