BREAKING NEWS
 

Dorong Ekspor Dan Bantu UMKM, Gobel Gencarkan Diplomasi Herbal Di Belarusia

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Jumat, 22 Oktober 2021 11:42 WIB
Wakil Ketua DPR Rahmat Gobel (kiri) berjabat tangan dengan Ketua DPR Rusia Vladimir Andreichenko. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Melalui dua hal itu Gobel berharap akan tercapai dua hal. Yakni peningkatan ekspor herbal Indonesia dan menjadi brand Indonesia, serta UMKM akan sangat terbantu.

Adsense

Industri dan Pariwisata

Dalam kesempatan itu, Gobel juga membicarakan hubungan ekonomi dan budaya kedua negara.

Gobel menyampaikan produk-produk Belarusia yang diimpor Indonesia, yaitu dump truck untuk keperluan pertambangan dan potasium untuk bahan pupuk.

Baca juga : 5 Kecamatan Di Samarinda Dilanda Banjir

Belarusia adalah pemasok 30 persen dump truck pertambangan untuk dunia. Sekaligus pemasok potasium terbesar kedua di dunia setelah Kanada.

Bagi Belarusia, Indonesia adalah pengimpor potasium mereka yang terbesar keempat.

"Karena itu, akan lebih baik jika ada joint venture atau berinvestasi di Indonesia," kata Gobel.

Vladimir mengatakan, pada 2020, Indonesia mengimpor 693 ribu ton potasium dari Belarusia. Pada tahun yang sama, Belarusia mengekspor 12 juta ton potasium.

Baca juga : Penyintas Diminta Gencarkan Sosialisasi Kanker Payudara

Hingga saat ini, neraca perdagangan Indonesia dan Belarusia masih defisit untuk Indonesia. Karena itu, Gobel berharap, agar Belarusia membeli lebih banyak lagi produk-produk dari Indonesia.

“Belarusia bisa mengimpor tekstil, ikan, dan karet serta barang-barang lainnya dari Indonesia. Sehingga, neraca perdagangan kedua negara menjadi balance,” jelas Gobel.

Gobel juga mengajak masyarakat Belarusia untuk berwisata ke Indonesia.

Tak kalah penting, Gobel juga meminta Belarusia membantu Indonesia agar upaya Indonesia untuk memiliki perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA) dengan Uni Eropa bisa segera ditandatangani.

Baca juga : Polri Gelar Vaksinasi Merdeka Se-Indonesia

Menanggapi hal itu, Vladimir berjanji, Belarusia akan membantu upaya Indonesia.

“Apalagi, saat ini Belarusia sedang menjadi Ketua Komisi. Sehingga, bisa lebih optimal membantu Indonesia untuk memiliki FTA dengan Uni Eropa,” papar qVladimir.

Sedangkan Sugeng Suprawoto, menyampaikan tentang kebutuhan bahan baku obat Indonesia yang masih impor hingga 90 persen dari kebutuhan. Serta masalah crude palm oil (CPO) atau minyak sawit Indonesia yang masih terus diganjal Uni Eropa.

“Belarusia siap membantu Indonesia untuk masalah CPO,” tegas Vladimir. [HES]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense