RM.id Rakyat Merdeka - Dalam survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dianggap punya peran besar dalam menentukan Capres-Cawapres 2024. Peran inilah yang oleh LSI Denny JA disebut sebagai King Maker.
Airlangga Hartarto sebagai Ketum Partai Golkar ditempatkan sebagai salah satu King Maker Capres-Cawapres 2024.
"Karena Airlangga Hartato merupakan inisiator yang menentukan dari pembentukan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)," kata peneliti LSI Denny JA, Fitri Hari, Rabu (28/12).
Selain itu, lanjutnya Airlangga Hartarto sebagai Ketum Partai Golkar merupakan Capres 2024 berdasarkan keputusan Musyawarah Nasional atau Munas 2019 dan Rapat Pimpinan Nasional Partai Golkar 2021.
Baca juga : Luhut Panen Kritik
Survei LSI Denny JA dilakukan pada 10-19 Oktober dengan jumlah responden 1220 yang tersebar di 34 provinsi. Selain melakukan survei secara kuantitatif, dilakukan juga survei secara kualitatif, analisa media, forum group discussion (FGD), dan in-depth interview, dengan margin of error +/- 2,9 persen.
Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dideklarasikan pada 12 Mei 2022. Koalisi ini secara resmi dibentuk oleh tiga partai politik, Partai Golkar, PPP, PAN untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Airlangga Hartarto sendiri terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Partai Golkar Periode 2019-2024 dalam Sidang Paripurna VI, Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta, (4/12).
Airlangga Hartarto resmi menjadi Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024 secara aklamasi dalam Sidang Paripurna VI, Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta.
Baca juga : Mampu Tingkatkan Ekonomi, Airlangga Berpeluang Jadi Suksesor Jokowi
Aklamasi ini disampaikan oleh 559 pemilik suara yang terdiri dari pengurus daerah DPD, organisasi sayap dan pemegang suara lainnya.
Hasil keputusan Munas X Partai Golkar dibacakan Sekretaris Pimpinan Sidang, Sarmuji: "Menetapkan keputusan Munas X Golkar tentang Ketua Umum DPP Golkar masa bakti 2019-2024. Pertama mengangkat dan mengesahkan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar masa bakti 2019-2024".
Keputusan ini diambil setelah seluruh DPD Tingkat I dan DPD Tingkat II se-Indonesia sepakat mengajukan Airlangga Hartarto sebagai calon ketua umum tunggal dalam Munas X.
Selain DPD Tingkat I dan II, seluruh ormas dan organisasi sayap Partai Golkar memilih Airlangga Hartato sebagai ketum.
Baca juga : Zulhas: Airlangga Capres Prioritas KIB
Sebelumnya, pada 2017-2019, Airlangga Hartarto mengisi kekosongan Ketum Golkar karena Setya Novanto terpaksa harus diturunkan dari jabatannya sebagai Ketua Umum Golkar karena terjerat kasus korupsi KTP Elektronik. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.