Dark/Light Mode

Soal Capres KIB, Pengamat: Airlangga Sangat Realistis Dan Bermental Pejuang

Selasa, 22 November 2022 06:33 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Ist
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Direktur Eksekutif Citra Institute Yusa Fachran mengatakan, titik temu Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dalam memilih capres ada pada sosok yang memiliki elektabilitas tinggi. 

“Dari awal dibentuk sampai sekarang, problem KIB, yaitu tidak ada stok capres dari internal yang elektabilitas tinggi. Kalaupun harus mendorong capres internal koalisi, tentu Pak Airlangga Hartarto paling berpeluang, secara jumlah kursi Golkar paling besar dibandingkan PPP dan PAN. “ tegas Yusa, Senin (21/11).

Namun, dari tiga nama ketua umum parpol anggota KIB, hanya Airlangga yang dianggap paling berpeluang. Dengan catatan, Airlangga mengalami kenaikan elektabilitas secara signifikan dalam beberapa bulan ke depan. Terutama dalam tahapan pencalonan dimulai. 

Baca juga : Upah Naik 10 Persen, Pengamat: Jaga Daya Beli Dan Kesejahteraan Buruh

“Kalau itu terjadi, KIB punya skenario lain, Golkar harus realistis. Kalau mengambil sosok di luar koalisi, tentu tidak jauh dari tiga nama itu,” ungkap Yusa. 

Tiga nama yang dimaksud, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang memiliki elektabilitas tertinggi dalam berbagai survei. 

Dari tiga nama tersebut, paling sering disebut adalah Ganjar Pranowo, yang mendapat dukungan dari kader PAN dan PPP. Namun pada dasarnya tiap parpol akan mengusung Ketum mereka. 

Baca juga : Pengamat: Pasangan Ganjar-Airlangga Paling Ideal

“Karena itu harus diputuskan satu nama. Tapi kelihatannya masih menimbang peta politik yang terjadi ke depan," sebut Yusa. 

Airlangga dan Partai Golkar, kata Yusa, sangat realistis dan memiliki mental pejuang. 

“Dia masih realistis dan perlu dicatat didukung atau tidak sebagai capres oleh KIB, ini tidak terlalu berpengaruh suara Golkar ke depan. Suara Golkar adalah kerja para caleg, mereka petarung untuk menjaga suara tetap stabil," pungkas Yusa.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.