RM.id Rakyat Merdeka - Partai Golkar memasang target kemenangan bagi duet Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan di Pilgub Jawa Barat (Jabar) 2024. Target tinggi ini, diupayakan dengan mengandalkan kader-kader perempuannya yang tangguh.
"Tanpa bermaksud mendahului takdir, Insya Allah, Pilkada di Jawa Barat, kita, Golkar, akan unggul. Tapi ini harus terus dijaga oleh kita,” kata Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, di acara Konsolidasi Organisasi Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG), di Bandung, Jabar, kemarin.
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) ini menegaskan, kemenangan jagoannya itu bisa didapat dengan mengerahkan kader-kader perempuan Partai Golkar. Asumsinya, the power of emak-emak mampu mengubah cara berpikir dan mempengaruhi pemilih untuk memilih pasangan Dedi-Erwan.
Diamininya, hasil survei menempatkan jagoannya berada di atas angin. Namun, tren positif di atas kertas itu diminta jangansampai membuat Beringin terlena. Sebab, bisa saja faktanya meleset. Misalnya, ketika Ridwan Kamil diprediksi lembaga survei kalah di Pilgub Jabar 2018, justru jadi pemenang.
Baca juga : KPU Jakarta Cetak 8,4 Juta Surat Suara, 51 Ribu Rusak
“Hasil survei juga mengatakan bukan beliau (Ridwan Kamil). Tetapi karena kerja keras dari Kang Emil waktu itu, beliau-lah yang menjadi Gubernur Provinsi Jawa Barat," kenangnya.
Ketua DPD Partai Golkar Jabar ini juga mengenang Pilgub Jabar 2008 dan 2013. Politisi asal Pandeglang, Banten ini mengungkapkan, awalnya lembaga survei memperkirakan kontestasi akan dimenangkan Dani Setiawan, atau Agum Gumelar, tetapi yang menang adalah Ahmad Heryawan.
"Oleh karena itu, kita tetap harus terus kawal Pilkada Provinsi Jawa Barat 2024. Terutama, yang jauh lebih penting adalah pilkada kabupaten kota. Saya minta betul, terutama ibu-ibu, saya tahu karena the power of emak-emak itu bisa mengubah cara berpikir, terutama para pemilih, agar mereka bisa memilih pasangan yang diusung Partai Golkar," tuturnya.
Alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Syarief Hidayatullah, Ciputat ini mengaku telah mencatat daerah-daerah yang memiliki potensi untuk menang tinggi. tapi tetap harus terus diperkuat. Misalnya, Kota Bandung. Sebab, Golkar harus memenangkan Pilwalkot Bandung 2024.
Baca juga : Komisi IV DPR Siapakan Kunjungan Kerja Ke Papua
"Saya mengapresiasi kader-kader perempuan Partai Golkar yang terus turun di Kota Bandung, Cimahi, dan Kabupaten Bandung. Kudu alus pisan. Saya percaya, dengan kekuatan ibu-ibu, kita harus menang di Pilkada Kabupaten Bandung. Sama juga di Kabupaten Bandung Barat, harus di-EDUN-keun. Potensi menangnya sangat tinggi di KBB," ucapnya,
Demikian juga di kabupaten lain, ujar Kang Ace, juga harus menang. Seperti di Kabupaten Purwakarta dan Sumedang, kader perempuan Partai Golkar mencalonkan diri menjadi kepala daerah. Kader KPPG Jabar diharapkan membantu pemenangan.
Kang Ace meminta pelibatan organisasi perempuan dalam pemenangan Pilkada 2024. Seperti, KPPG, Majelis Taklim Al Hidayah, dan Himpunan Wanita Karya. Sebab, organisasi perempuan Partai Golkar itu memiliki kekuatan luar biasa untuk menggaet dukungan masyarakat.
"Saya berharap pertemuan-pertemuan (hasil konsolidasi) bisa diturunkan ke masyarakat paling bawah. Jadi bukan hanya di tingkat provinsi, kabupaten, kota, tapi sampai ke akar rumput, desa hingga RT," tutur Kang Ace.
Baca juga : Hore, Tarif Sewa Rusun Pasar Rumput Diturunin
Dia menegaskan, ingin memastikan hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing kader Partai Golkar, harus ada yang dipersiapkan menjadi saksi.
"Saya jamin, kalau perempuan yang menjadi saksi, lebih militan dibanding yang laki-laki. The power of emak-emak itu luar biasa," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.