BREAKING NEWS
 

Gerindra & Golkar Sama-sama Yakin

Ke Luar Negeri, Prabowo Bakal Dongkrak Ekonomi

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : WIDIA SAPUTRA
Selasa, 12 November 2024 07:30 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rahayu Saraswati. (Foto: Instagram/rahayusaraswati)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Gerindra dan Golkar menyambut baik lawatan Presiden Prabowo Subianto ke China, Amerika Serikat, hingga perkumpulan dunia, belakangan ini. Kunjungan itu dianggap efektif mendongkrak ekonomi nasional, termasuk target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rahayu Saraswati mengamini, kunjungan Presiden kali ini akan berdampak baik terhadap Indonesia. Salah satu­nya, mendatangkan para inves­tor asing ke Tanah Air. Apalagi, kondisi APBN saat ini tidak kuat menopang pertumbuhan ekonomi 8 persen.

"Jadi perlu ada investasi yang besar-besaran ke Indonesia," kata perempuan yang akrab disapa Sara ini, kemarin.

Kemenakan Prabowo ini menekankan, adanya investor asing di Indonesia akan menambah la­pangan pekerjaan bagi masyara­kat. Lawatan Prabowo ke luar negeri menunjukkan Indonesia negara yang terbuka untuk bisnis.

Baca juga : SD Negeri Atau Swasta Harusnya Semua Gratis

"Ini bukan berarti kita terus menghilangkan lapangan peker­jaan, justru menciptakan lapangan pekerjaan. Dananya itu masuk ke Indonesia, menggenjot lapangan pekerjaan, supaya perputaran da­nanya itu di sini," katanya.

Menurutnya, lawatan Prabowo ke luar negeri, menandakan Indonesia ini dalam posisi mem­buka diri untuk berbisnis. “Kita ini akan menghadirkan hukum yang jelas, karena kepastian hukum yang dibutuhkan oleh investor," yakinnya.

Alumni University Of Virginia menekankan, kunjungan Prabowo ke luar negeri tak han­ya mencari investor, melainkan menjalin hubungan yang baik dengan komunitas dunia. Dia menekankan, Indonesia akan tetap bersikap netral.

Adsense

"Bahwa kita adalah negara yang, satu merdeka, yang tidak akan diadu domba untuk ke­pentingan pihak manapun. Kita clear pesannya adalah silakan berinvestasi, tetapi kita netral dan kita tidak akan berpihak, jika ada konflik geopolitik yang akan terjadi," katanya.

Baca juga : KPU Banten Temukan 32 Ribu Surat Suara Rusak

Wakil Ketua Komisi VII DPR ini juga menegaskan, sikap kepemimpinan Prabowo ihwal kemerdekaan Palestina tidak akan berubah. Justru, lawatan Sang Presiden ke luar negeri, sebagai ikhtiar untuk memper­juangkan hal itu.

"Karena ini tentunya sangat ramai sekali persoalan konflik-konflik yang terjadi, dan jelas bahwa kita di pidato beliau, me­nyampaikan di hadapan utusan-utusan negara, berani menyam­paikan bahwa kita tetap akan berpihak untuk kemerdekaan Palestina," sebutnya.

Semangat yang sama dis­ampaikan Ketua DPP Partai Golkar, Dave Laksono. Dia menegaskan, partainya menilai, lawatan Prabowo ke luar negeri merupakan bagian dari visi Prabowo membuat Indonesia semakin disegani di panggung internasional.

"Presiden Prabowo memiliki visi misi besar mengenai pem­bangunan Indonesia," kata Dave.

Baca juga : DPR Bakal Siapkan RUU Keamanan Laut

Ketua PPK Kosgoro 1957 ini mengatakan, Pemerintah Indonesia saat ini memiliki rencana meningkatkan pertum­buhan ekonomi Indonesia ke angka 8 persen. Dia menyebut hal itu tidak bisa dilakukan tanpa memiliki kerja sama yang kuat dengan negara-negara lain.

"Untuk menekan kemiskinan hingga 0 persen dan melonjakan pertumbuhan ekonomi sampai 8 persen di dunia global saat ini membutuhkan kerja sama yang intens dengan semua pihak. Apa yang Presiden perbuat adalah tahapan-tahapan menuju terse­but," jelas Dave.

Diketahui, Prabowo telah melakukan Kuningan kenegaraan ke Beijing, China. Rencananya Presiden ke-8 RI akan melan­jutkan lawatannya ke Amerika Serikat (AS).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense