Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Proses Sortir Dan Lipat Tuntas
KPU Banten Temukan 32 Ribu Surat Suara Rusak
Selasa, 12 November 2024 07:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten menemukan sebanyak 32.877 dari 9.156.350 surat suara kurang dan rusak. Surat suara yang rusak tersebar di 7 kabupaten/kota di Banten.
Yaitu, di Kota Serang 37 lembar, Kabupaten Tangerang 3.499, Kabupaten Lebak 770, Tangerang Selatan 11.732, Kota Cilegon 2023, Pandeglang 4.709 dan Kabupaten Serang 1.181 lembar.
“Jumlah surat suara yang rusak masih wajar, karena masih di bawah setengah persen,” kata Anggota KPU Banten, Ahmad Suja’i dalam keterangannya, Senin (11/11/2024).
Sedangkan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten, Suja’i membeberkan, sebanyak 1.548 surat suara rusak sehingga tidak bisa lagi dipakai pada hari pemungutan suara pada 27 November 2024.
“Jenis surat suara rusak jika dipersentasekan cuma 0,001 dari jumlah alokasi kebutuhan,” klaim dia.
Baca juga : DPR Bakal Siapkan RUU Keamanan Laut
Suja’i menyebut beberapa macam jenis kerusakan surat suara. Seperti surat suara yang warna penanda tidak sesuai dengan ketentuan, kesalahan pada logo KPU atau surat suara yang berkerut dan cipratan tinta pada foto, nomor urut dan nama paslon. “Termasuk adanya apa potongan dari mesin yang tidak sesuai dengan ukuran surat-surat sendiri,” ungkapnya.
Surat suara yang rusak kata dia, akan dimusnahkan pada H-1 pemungutan suara Pilkada Serentak atau 26 November 2024.
Selain itu, Suja’i mengapresiasi proses sortir dan lipat (sorlip) yang dilakukan KPU Kabupaten/Kota berjalan dengan maksimal dan sesuai standar operasional prosedur (SOP) karena berhasil menemukan surat suara rusak.
Suja’i mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak penyedia untuk segera mengganti surat suara yang rusak tersebut.
“Sebelum 27 November 2024 logistik Pilkada tersebut sudah diterima oleh Kelompok Penyelenggara Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) atau sebelum pencoblosan,” harap dia.
Baca juga : Program Magang Kerja Kurangi Pengangguran
Anggota KPU Banten Aas Satibi menambahkan, pihaknya terus berupaya meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pilkada Banten 2024, khususnya di daerah-daerah terpencil. Untuk mencapai tujuan itu, kata dia, pihaknya memfasilitasi alat peraga dan bahan kampanye paslon yang akan disebar hingga ke pelosok desa dan kelurahan.
“Kami telah mendistribusikan reklame, baliho, dan spanduk di seluruh kabupaten dan kecamatan di wilayah Banten,” jelas Aas dalam keterangannya, Senin (11/11/2024).
Aas mengatakan, setiap paslon akan mendapatkan fasilitas berupa baliho dan reklame yang disebar di titik-titik strategis untuk menjangkau masyarakat yang kesulitan mengakses informasi politik. Upaya ini harap dia, dapat menyampaikan pesan-pesan dari kandidat dengan lebih efektif.
“Setiap desa dan kelurahan akan menerima hingga 1.600 lembar bahan kampanye dalam berbagai bentuk, seperti leaflet, poster, dan selebaran,” imbuh Aas.
Selain fasilitas fisik, kata dia, pihaknya juga memanfaatkan media massa dan elektronik sebagai sarana kampanye. Bahkan, debat kandidat akan diadakan sebanyak tiga kali untuk memperkenalkan profil dan visi-misi calon kepada publik.
Baca juga : Nerrazurri Gagal Kudeta Napoli
“Berdasarkan data dari debat sebelumnya, antusiasme masyarakat Banten terhadap debat politik cukup tinggi, dengan angka penonton yang mencapai 3,4 juta orang,” sebut Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat ini.
Dalam menjalankan program sosialisasi, KPU Banten kata dia, turut melibatkan akademisi sebagai narasumber di berbagai kegiatan seperti talkshow dan diskusi kampus.
Langkah ini kata dia, bertujuan agar masyarakat tidak hanya sekadar mengetahui jadwal pemilihan, tetapi juga memahami nilai-nilai edukasi dalam menentukan pilihan politik yang lebih matang.
Dengan berbagai langkah itu, Aas optimis strategi yang dilakukan KPU Banten akan berdampak positif pada peningkatan partisipasi pemilih di Pilkada Banten.
“Kami yakin Pilkada tahun ini dapat berjalan lancar dan partisipasi pemilih akan meningkat dibandingkan Pilkada 2017,” pungkas Aas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya