RM.id Rakyat Merdeka - Seluruh politisi Partai Gerindra diminta tidak sombong, meskipun Ketua Umum (Ketum) Prabowo Subianto menjadi Presiden RI ke-8. Seluruh kader partai berlambang kepala burung Garuda jangan jadi beban Presiden Prabowo Subianto.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani meminta seluruh politisi dan simpatisan Partai Gerindra tidak sombong, meskipun Ketua Umum (Ketum) Prabowo Subianto terpilih sebagai Presiden RI. Dia mengingatkan semua skuad partai berlambang kepala burung Garuda untuk tidak menjadi beban Presiden Prabowo Subianto.
“Justru, kemenangan ini menjadi beban berat bersama untuk membuktikan kekuasaan Presiden digunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat,” kata Muzani melalui keterangan tertulis kepada Rakyat Merdeka, Minggu (13/7/2025).
Muzani meminta kepada seluruh kepala daerah, hingga anggota parlemen dari Partai Gerindra untuk bekerja sungguh-sungguh. Harapannya, semua berkolaborasi mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo yang dibuat sepenuhnya untuk kepentingan rakyat.
Baca juga : Kejagung: Aset Sitaan Tindak Pidana Dapat Dimanfaatkan
Dia mengatakan, di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki komposisi tinggi ‘Orang Gerindra’. Partai Gerinda memenangkan pemilihan gubernur (pilgub) dan enam pilkada kabupaten dan kota. Pun, kata dia, keterpilihan politisi Partai Gerindra di parlemen tinggi.
"Perintah partai adalah bantu Gubernur bantu Wali Kota, bantu Bupati di mana pun berada selama kekuasaan itu digunakan untuk kepentingan rakyat," jelasnya.
Ketua MPR menegaskan, Presiden Prabowo memiliki semangat tinggi memperbaiki nasib rakyat. Kata Muzani, keberpihakan pada rakyat dibuktikan dengan kebijakan-kebijakan yang dilahirkan untuk kepentinganrakyat.
"Presiden hari ini bertekad mewakafkan jabatannya sebagai alat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, menghapus kemiskinan dan kebodohan. Pak Prabowo bertekad masyarakat Indonesia harus pintar, sehat dan dompetnya tebal,” bebernya.
Muzani menegaskan, semua program Presiden dimaksudkan untuk memberantas kemiskinan. Termasuk, mencerdaskan bangsa dengan mendirikan sekolah rakyat, dan anak-anak berprestasi yang tidak mampu sekolah.
Baca juga : Bulog Gelontorkan Bantuan Beras Ke 18,27 Juta Orang
“Ini amanat Undang-Undang Dasar, konstitusi kita, di mana anak terlantar fakir miskin harus diurus negara," tegasnya.
Saat ini, kata Muzani, Indonesia menjadi negara yang disegani dan dihormati dunia. Indikasinya, kata dia, dapat dilihat dari berbagai acara penyambutan kenegaraan, di mana Presiden Prabowo berkunjung.
"Seperti pada peringatan kemerdekaan Perancis, di mana Prabowo merupakan tamu negara kehormatan satu-satunya dari Asia Tenggara," ungkapnya.
"Pak Prabowo datang ke India, datang ke Arab, datang ke Brazil, ke Turki, ke Cina, ke Rusia, ke Malaysia dan ke Perancis disambut dengan sambutan yang sama," tandas Muzani.
Gayung bersambut, arahanSekjen Muzani direspons skuad Partai Gerindra. Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra meminta Partai Gerindra Jambi, baik DPRD Provinsi maupun Kabupaten atau Kota, serta kepala daerah harus hadir merasakan denyut nadi rakyat.
Baca juga : Eks Kader Demokrat Jadi Ketua DPW Riau
"Partai politik harus hadir pada saat masyarakat suka dan duka. Duka mereka, duka Gerindra. Sakit mereka, sakit Gerindra. Itulah yang diajarkan Pak Prabowo kepada kita semua," ujar Sutan Adil, di Jambi, Minggu (13/7/2025).
Menurut Sutan, Gerindra hadir dalam berbagai kepentingan masyarakat. Termasuk, memberikan bantuan kepada korban bencana banjir. “Kemarin-kemarin kader membantu korban banjir, karena ingin memastikan bahwa Gerindra hadir di tengah-tengah masyarakat Jambi,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.