BREAKING NEWS
 

Ditegaskan Sekjen Sugiono, Eks Wamenaker Noel Bukan Kader Gerindra

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : ABDUL SHOMAD
Selasa, 26 Agustus 2025 07:20 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Sugiono. (Foto: Instagram/sugiono_56)

 Sebelumnya 
Namun, Dasco memastikan, Noel bukan merupakan anggota aktif, baik dalam kepenguru­san maupun kegiatan partai. Dasco juga memastikan akan melakukan kroscek lagi untuk menentukan keanggotaan Noel di Gerindra ke depan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sudah meneken keputusan presiden (keppres) terkait pemberhentian Immanuel Ebenezer dari jabatan Wamenaker. Prabowo juga mendukung proses hukum terhadap Noel.

Mensesneg Prasetyo Hadi mengatakan, Pemerintah menyerahkan sepenuhnya urusan hu­kum kepada KPK. Dia meminta kejadian ini menjadi pelajaran bagi seluruh jajaran Kabinet Merah Putih dan seluruh pejabat Pemerintah untuk berhati-hati dan benar-benar bekerja untuk rakyat.

Baca juga : Demokrat Sulsel: Anak Muda Mesti Paham Soal Demokrasi

"Sekali lagi benar-benar Pak Presiden ingin, kita semua bekerja keras, berupaya keras dalam memberantas tindak pidana korupsi," kata Mensesneg Prasetyo kepada wartawan, Jumat (22/8/2025).

Diketahui, Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel telah ditahan KPK setelah ditetapkan tersangka saat terjaring OTT pada Rabu (20/8/2025). Ketua Relawan Prabowo Mania itu diumumkan sebagai tersangka dan ditahan KPK pada Jumat (22/8/2025).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengatakan, ditangkapnya Noel atas dugaan tindakan ha­ram tidak cukup menjadi indika­tor kuat dirombaknya komposisi Kabinet Merah Putih.

Baca juga : Pakai Rompi Orange No. 40 Wajah Gusar, Mulut Ngoceh

Sekalipun begitu, Sarmuji menegaskan, urusan pergan­tian anggota kabinet menjadi wewenang mutlak Presiden Prabowo. Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo terkait posisi Wamenaker yang kosong lantaran diduga melakukan rasuah.

"Bukan indikator kuat (reshuffle)," kata Sarmuji di Jakarta, Minggu (24/8/2025).

Presiden Prabowo, kata Sarmuji, akan menimbang situasi apakah jabatan Wamen perlu diisi segera atau tidak. "Kalau bagi kami diisi boleh, nggak diisi jiga tidak apa-apa," ujarnya. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense