BREAKING NEWS
 

HUT Ke-24 Partai Demokrat

Ulang Tahun Bintang Mercy Tanpa Pesta Dan Alunan Musik

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : ABDUL SHOMAD
Rabu, 10 September 2025 06:45 WIB
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berfoto bersama seusai memberikan lukisan kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kelima kanan), disaksikan Sekjen Demokrat, Herman Khaeron (keempat kanan), Wakil Ketua Umum Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) (ketiga kiri) dan sejumlah kader partai, saat perayaan HUT ke-24 Partai Demokrat di Jakarta, Selasa (9/9/2025). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat merayakan HUT ke-24 dengan sederhana. Mengundang puluhan masyarakat dan pemuka agama di Jabodetabek, partai berlambang Bintang Mercy ini menggelar Dialog Rakyat dan Doa Bersama.

“Tidak ada pesta, musik, namun tetap khidmat, disaksikan seluruh pengurus tingkat provinsi maupun kabupatendan kota seluruh Tanah Air,” kata Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat memberi­kan sambutan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Selasa (9/9/2025).

Di area ‘Taman Politik’ kantor DPP Partai Demokrat, sebuah tenda biru memayungi kegiatan HUT Partai Demokrat. Kegiatan berlangsung seharian. Pagi hingga petang. Diawali dengan aksi melukis Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di pagi hari.

Siangnya, dilanjutkan dengan Dialog Rakyat secara tertutup di Aula Yudhoyono, lantai 4 gedung DPP Partai Demokrat itu. Di sini, masyarakat dari Jabodetabek bebas menyuarakan aspirasinya kepada kader-kader top Partai Demokrat.

Nyaris seluruh Anggota DPR hadir. Di antaranya, Herman Khaeron, Benny K Harman, Dede Yusuf, Hinca Pandjaitan, hingga Edhie Baskoro. Pun, empat men­teri dan satu wakil menteri dari Partai Demokrat juga hadir. Di antaranya, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, hingga Wamen ATR Ossy Dermawan.

Baca juga : Golkar Sulap Kantor DPD Jatim Jadi Rumah Aspirasi

Di acara Dialog Rakyat itu, seluruh aspirasi masyarakat ditampung, dan akan diperjuang­kan Partai Demokrat, baik di eksekutif maupun di legislatif.

“Tadi baru saja kami menyelesaikan sebuah interaksi tatap muka, hati ke hati dengan berb­agai kalangan masyarakat, ten­tunya semua memiliki aspirasi, kami ingin membuka ruang itu," ungkapnya.

AHY membeberkan, di antara yang ikut dialog berasal dengan latar belakang berbeda. Yaitu, perwakilan berbagai profesi, guru-guru, pekerja ojol, pelaku ojol, dan pekerja seni. Termasuk juga, kata AHY, perangkat desa, mahasiswa, dan yang lain-lain.

Adsense

AHY meminta seluruh jajaran Partai Demokrat menggelar dialog rakyat untuk mendengar aspirasi dan kritik. Menurut AHY, ruang dialog merupakan salah satu cara untuk mencegah sumbatan penyampaian aspirasi.

"Tetapi tentunya kita juga menjaga persatuan, kerukunan, mencegah terjadinya perilaku yang anarkis, apalagi menye­babkan korban jiwa," ujarnya.

Baca juga : Perusahaan Tertarik IPO Tunggu Pasar Kondusif

Semua aspirasi dari berbagai kalangan, kata AHY, sudah di­catat dan akan terus diperjuang­kan. AHY juga mengajak semua wakil rakyat untuk menjaga tutur lisan dan perilaku keseharian karena selalu diikuti oleh ma­syarakat.

“Mari kita jaga lisan kita. Jangan sampai menyakiti perasaan masyarakat,” tegas Menko Infrastruktur itu.

AHY mengungkapkan kegiatan terakhir adalah doa bersama yang diikuti seluruh pengurus Partai Demokrat. “Hari ini atau tahun ini (ulang tahun Partai Demokrat) sangat sederhana. Kami hanya menyelenggarakan doa bersama di kantor DPP ini," katanya.

Putra sulung Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono ini bersyukur atas pengabdian Partai Demokrat selama 24 tahun. Dia memohon doa agar Partai Demokrat terus bisa memper­juangkan aspirasi rakyat. Partai Demokrat, kata dia, tidak ingin mengumbar janji ke masyarakat.

“Kami akan setia pada perjuangan bersama rakyat dan kali ini kami berada di pemerintahan bersama Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.

Baca juga : Ekspor Ventilator Dan Mesin Anestesi Tembus Rp 266 M

AHY menambahkan, Partai Demokrat akan terus berbenah. Dia menyakini, meritokrasi juga menjadi hal penting dalam politik tidak hanya popularitas.

"Kami juga yakin bahwa popu­laritas semata tidak cukup, perlu ada pengisian diri melalui wa­wasan, ilmu pengetahuan, pengalaman dan itu dibangun secara sistematis," pungkasnya. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense