BREAKING NEWS
 

Respons Tuntutan Aksi Agustus, Golkar Ajak Mahasiswa Dialog Di Anggrek Neli

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : ABDUL SHOMAD
Jumat, 19 September 2025 06:40 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji. (Foto: Dok. Golkar)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Golkar merespons kerusuhan 25-31 Agusuts 2025 dengan mengumpulkan mahasiswa di kantor DPP Partai Golkar, di Jl Anggrek Neli, Kemanggisan, Jakarta, Rabu (17/9/2025) malam. Golkar mengajak mahasiswa berdialog dan menyalurkan aspirasinya.

Perwakilan mahasiswa yang hadir di Anggrek Neli tersebut berasal dari kampus Jakarta dan sekitarnya. Yaitu, Institut Bisnis & Informatika (IBI) Kosgoro 1957, Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Universitas Gunadarma, dan Universitas Trisakti. 

Dialog tersebut diselenggarakan sayap pemuda Golkar, Barisan Muda Kosgoro (BMK) 1957 dengan mengusung tema ‘Dengarkan Aspirasi Rakyat’. 

Sejumlah elite Partai Golkar menghadiri acara ini. Yaitu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sarmuji, Ferdiansyah, Dave Laksono, Agun Gunandjar Sudarsa serta DPR Ahmad Doli Kurnia. 

Baca juga : BI Rate Kembali Dipangkas, Semoga Ekonomi RI Bisa Berlari Kencang

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji mengatakan, dialog ini merupakan bentuk komitmen Golkar memberikan ruang bagi rakyat untuk menyalurkan aspirasinya. Bahkan, Sarmuji berencana akan kembali menggelar dialog dengan mahasiswa. 

“Nanti kami adakan secara berkala, agar teman-teman punya kesempatan yang baik untuk menyampaikan aspirasinya," ujarnya. 

Adsense

Sarmuji mengatakan, dukungan moral dari para mahasiswa sangat krusial bagi para legislator dalam menyuarakan aspirasi masyarakat di parlemen. Termasuk juga, kata dia, sebagai upaya menerjemahkannya menjadi sebuah kebijakan yang pro rakyat. 

"Seorang idealis di parlemen tetap membutuhkan back up, support moral dari rekan-rekan, utamanya rekan-rekan mahasiswa. Kalau kami ini di-back up mahasiswa, kami menyampaikan idealitas di parlemen itu pasti lebih percaya diri," ujarnya. 

Baca juga : RI Berpotensi Jadi Produsen Geothermal Terbesar Di Dunia

Senada disampaikan Dave Laksono. Kader Golkar yang juga Wakil Ketua Komisi I DPR ini mengatakan, aspirasi yang disampaikan masyarakat, para mahasiswa dan berbagai elemen akan diterjemahkan menjadi kebijakan. 

"Itu ya tentu wajib kami serap," ujar Dave Laksono. 

Politisi senior Partai Golkar, Agun Gunandjar Sudarsa mengapresiasi Partai Golkar yang memberikan ruang dialog bagi masyarakat. Utamanya, kata dia, dalam menyikapi perkembangan 17+8 Tuntutan Rakyat. 

Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trisakti, Wildan Hussein mendorong Partai Golkar untuk merespons perkembangan Tuntutan Rakyat 17+8. Dia mengatakan, Tuntutan Rakyat 17+8 merupakan inisiatif kolektif masyarakat sipil Indonesia yang muncul pasca aksi massa Agustus kelabu. 

Baca juga : Penularan Penyakit Campak Masih Wajar Dan Terkendali

"Sebagai salah satu partai terbesar di Indonesia, yang terutama kami apresiasi karena memberikan ruang kepada kami menyampaikan aspirasi, berdialog dan berkomunikasi,” katanya. 

Wildan menegaskan, ada sejumlah rancangan undang-undang (RUU) yang harus segera disahkan oleh DPR. Yakni, RUU KUHP dan RUU Perampasan Aset. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense