Sebelumnya
“Atas nama keluarga besar PPP, kami juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, atas kegaduhan selama sepekan terakhir yang tersiar di media akibat Muktamar X PPP,” pinta Romi.
Untuk diketahui, drama politik Muktamar X PPP yang digelar di Hotel Mercure Ancol pada Sabtu (27/10/2025) telah usai. Partai berlambang Ka’bah yang terbelah menjadi dua kubu; kubu Muhammad Mardiono dan kubu Agus Suparmanto, disatukan dengan satu kepengurusan DPP PPP.
Menariknya, mediasi dilakukan oleh Pemerintah. Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas mengeluarkan Surat Kepengurusan (SK) Kepengurusan baru PPP. Yaitu, posisi Ketua Umum (Ketum) tetap atas nama Mardiono, sedangkan Agus Suparmanto sebagai Wakil Ketua Umum. Beres.
Baca juga : Gelar Wealth Wisdom 2025, Permata Bank Genjot Ketahanan Finansial
Nama lainnya, Sekretaris Jenderal diisi Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin, dan Bendahara Umum Imam Fauzan Amir Uskara.
Surat Keputusan Kemenkum anyar ini mengganti SK yang diterbitkan Menkum pada 1 Oktober 2025. Dalam SK terdahulu tidak ada nama Agus Suparmanyo dan Gus Yasin.
“Mudah-mudahan dengan keluarnya SK yang baru ini, ada kesejukan kembali kepada keluarga besar PPP,” kata Menkum Agus Supratman di kantor Kemenkum, Jakarta, Senin (6/10/2025).
Baca juga : ASEAN Jadi Pasar Digital Paling Dinamis Di Dunia
Supratman berharap, kedamaian elite PPP diharapkan menular ke pengikut masing-masing. Termasuk kader dan simpatisan PPP di daerah. Kata dia, tidak ada lagi ‘bangku terbang’ hingga tantangan gugatan hukum di saat Mardiono dan Agus sudah dipersatukan.
“Dan PPP akan segera menyelenggarakan mukernas dan itu akan dilakukan oleh pengurus yang baru hari ini. Waktunya nanti kami serahkan sepenuhnya, tetapi saya bermohon untuk bisa sesegera mungkin itu bisa dilakukan,” ucapnya.
Sebelumnya, Juru Bicara DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Mardiono, Usman Muhammad Tokan alias Donnie mengajak seluruh pengurus partai, mulai dari Dewan Pimpinanb Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP se-Indonesia untuk bersatu membangun partai agar bisa masuk ke Senayan di Pemilu 2029.
Baca juga : Ditunggu Nih, Aksi Nyata DKI Atasi Buruknya Polusi
“Ketum PPP terpilih, Muhammad Mardiono akan bertekad unguk mengembalikan wakil PPP di DPR pada Pemilu 2029,” tandasnya.
Untuk diketahui, sekarang ini partai berlambang Ka’bah ini tidak memiliki perwakilan di DPR. PPP terpental dari Senayan karena gagal menembus parliamentary threshold (PT) sebesar 4 persen. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.