Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Setelah 27 Hari Pencarian, 7 Jenazah Pekerja Freeport Ditemukan
Selasa, 7 Oktober 2025 08:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Setelah melakukan upaya pencarian selama 27 hari tanpa henti, tim penyelamat gabungan PT Freeport Indonesia akhirnya menemukan seluruh korban insiden luncuran material basah di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave.
Terbaru, tim menemukan lima pekerja Freeport. Mereka dalam kondisi sudah meninggal dunia. Dengan demikian, total tujuh korban yang terjebak banjir lumpur di tambang bawah tanah Freeport pada Senin (8/9/2025) itu, telah berhasil ditemukan seluruhnya.
Berdasarkan hasil identifikasi tim medis bersama pihak kepolisian, kelima korban yang ditemukan terakhir diketahui bernama Zaverius Magai, Holong Gembira Silaban, Dadang Hermanto, Balisang Telile (warga negara Afrika Selatan), dan Victor Bastida Ballesteros (warga negara Republik Chili).
Kapolsek Tembagapura, Iptu Firman mengatakan, kondisi jenazah kelima pekerja tersebut masih utuh. “Dari laporan yang kami terima, mereka hanya terjepit di antara lumpur yang masuk ke area tambang bawah tanah,” ungkap Firman.
Baca juga : TNI Punya Senjata Baru: Drone dan Kapal Selam Tanpa Awak
Jenazah kelima pekerja tersebut kemudian dibawa ke RS Tembagapura untuk proses identifikasi. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah akan dibawa ke Jakarta untuk selanjutnya dipulangkan ke negara asal atau kampung halaman masing-masing. Sementara jenazah Zaverius Magai akan dimakamkan di Kuala Kencana, Timika.
Sebelumnya, tim telah menemukan dua jenazah pekerja pada Sabtu (20/9/2025). Mereka adalah Irawan asal Cilacap, Jawa Tengah, dan Wigih Hartono, warga Tulungagung, Jawa Timur.
Pencarian yang dilakukan oleh tim penyelamat Freeport bersama Kementerian ESDM, Polres Mimika, Basarnas, dan BPBD berlangsung sulit karena kondisi medan yang sangat menantang. Material basah yang menimbun area kejadian diperkirakan mencapai 800 ribu ton.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut. Menurut dia, para korban adalah sahabat dan bagian dari keluarga besar Freeport Indonesia.
Baca juga : Ngobrol 2 Jam, Jokowi Kasih Masukan ke Prabowo
“Kehilangan ini membawa duka mendalam bagi kita semua,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (6/10/2025).
Tony juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang telah berada di Tembagapura sejak 14 September 2025 lalu. Ia memastikan Freeport akan memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban serta penanganan jenazah secara hormat dan layak.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan bagi kita semua,” tambah Tony.
Tony juga mengapresiasi dedikasi seluruh anggota tim penyelamat yang bekerja tanpa lelah siang dan malam di tengah kondisi ekstrem. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan tenaga, pikiran, dan doa. Proses pencarian ini menjadi bukti komitmen bersama untuk menuntaskan tugas kemanusiaan,” katanya.
Baca juga : Yang Meninggal Tembus 45 Orang, Pemerintah Beri Perhatian Khusus ke Ponpes Ambruk
Ia menegaskan, investigasi penyebab insiden akan dilanjutkan secara menyeluruh dan transparan guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Untuk diketahui, pada Senin (8/9/2025) sekitar pukul 22.00 WIT, terjadi banjir lumpur di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave yang terletak di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Lumpur menutup akses ke beberapa area tambang sehingga proses evakuasi menjadi terhambat.
Insiden ini menyebabkan tujuh pekerja yang sedang bertugas di lokasi tersebut terisolasi. Freeport pun bekerja sama dengan Pemerintah dalam melakukan evakuasi terhadap para pekerja yang terjebak di dalam tambang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya