RM.id Rakyat Merdeka - Kader Partai Golkar diminta bersiap menghadapi Pemilu 2029. Beragam pola komunikasi dan strategi taktis tengah dirumuskan dalam rangka menyambut pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Bahlil Lahadalia meminta kader Golkar mengubah pola kampanye agar lebih melek digital. Dia juga meminta kadernya untuk memperkuat konsolidasi, soliditas, serta kesiapan seluruh elemen partai dalam menghadapi perubahan pola kampanye.
“Kini, (kampanye) semakin berbasis digital,” kata Bahlil dalam keterangannya yang diterima Rakyat Merdeka, Selasa (2/12/2025).
Baca juga : Dana Jumbo Dikucurkan Untuk Program Prioritas
Bahlil menegaskan, imbauan tersebut disampaikan kepada seluruh kader pada sejumlah agenda internal di tingkat daerah.
Sebelumnya, Bahlil menghadiri pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Lampung yang digelar di Bandar Lampung, Minggu (30/11/2025). Dia meminta seluruh jajaran partai di daerah yang sedang menjalani proses pelantikan, agar tidak menjadikan kegiatan tersebut sekadar seremoni transisi kepengurusan.
“Justru, pelantikan harus menjadi langkah awal menuju target besar Pemilu 2029,” tegasnya.
Baca juga : PLN Kerja 24 Jam Pulihkan Listrik Di Aceh Dan Sibolga
Bahlil mengungkapkan, target Partai Golkar pada Pemilu 2029 tidak muluk-muluk. Golkar, kata dia, hanya ingin meningkatkan jumlah kursi DPR dari raihan 102 kursi pada Pemilu 2024. Untuk mencapai target tersebut, kata Bahlil, diperlukan strategi matang dari seluruh pengurus.
“Pelantikan bukan akhir dari proses konsolidasi, tetapi awal dari proses menuju tujuan besar, yaitu Pemilu 2029,” tegasnya.
Bahlil juga menyoroti perubahan signifikan dalam strategi pemenangan politik. Meski konsolidasi konvensional tetap dibutuhkan, kampanye di era digital, kata Bahlil, menuntut kreativitas, komunikasi yang lebih terbuka, serta kemampuan membaca karakter pemilih.
Baca juga : Panaskan Mesin Partai, PKB Banten Targetkan Kursi Naik 100 Persen
“Jumlah pemilih pada 2029 yang berusia 17 sampai 50 tahun mencapai 73 persen. Ini era digital. Konsolidasi harus habis-habisan dan menyesuaikan dengan pola baru,” ujarnya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini juga membakar semangat kader dengan mengingatkan bahwa Partai Golkar memiliki sejarah panjang dalam membangun Indonesia. Dia menegaskan, Golkar merupakan partai inklusif atau terbuka, bukan eksklusif.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.