RM.id Rakyat Merdeka - Kongres Ke-IV Blok Pelajar Politik Merdeka (BP2M) menjadi lebih dari sekadar forum pengambilan keputusan organisasi.
Di tengah dinamika persidangan dan perumusan agenda strategis, kongres yang berlangsung pada 29–31 Mei 2026 di PPSDM Cigombong, Bogor, juga menjadi momentum penuh haru yang menandai berakhirnya masa bakti kepengurusan periode 2025–2026 serta lahirnya estafet kepemimpinan baru.
Mengusung tema "Mewujudkan Generasi BP2M yang Berintegritas, Inovatif, dan Berdampak", Kongres Ke-IV BP2M dihadiri kader dari berbagai daerah dan dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) bersama Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI.
Forum tertinggi organisasi ini menjadi ruang konsolidasi sekaligus refleksi atas perjalanan satu periode kepengurusan yang telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan pemikiran untuk membesarkan organisasi.
Selama tiga hari pelaksanaan kongres, para kader mendapatkan penguatan wawasan kebangsaan serta pembekalan terkait berbagai isu strategis yang dihadapi generasi muda.
Baca juga : Kakorlantas: Polantas Harus Dekat dan Bersahabat dengan Masyarakat
Kehadiran Densus 88 Antiteror Polri memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan pelajar.
Selain itu, peserta juga mendiskusikan berbagai persoalan sosial yang menjadi perhatian bersama, mulai dari pengawalan program Makan Bergizi Gratis (MBG), isu lingkungan hidup, hingga upaya menekan tawuran dan tindakan anarkisme di kalangan pelajar.
Melalui forum tersebut, BP2M kembali menegaskan komitmennya sebagai ruang pembinaan yang aman, positif, dan konstruktif bagi generasi muda Indonesia.
Di balik jalannya sidang dan pembahasan program kerja, Kongres Ke-IV BP2M juga menjadi panggung refleksi yang sarat emosi bagi pengurus periode 2025–2026.
Selama satu periode kepengurusan, para kader mengaku telah tumbuh sebagai keluarga besar yang dibangun atas dasar kebersamaan, solidaritas, dan semangat perjuangan.
Baca juga : IYAC Dorong Penguatan Sistem Perlindungan Anak Di Pesantren
Berbagai pengalaman, mulai dari menyelenggarakan agenda organisasi, menghadapi tantangan internal, hingga menjalani proses pembelajaran bersama, menjadi kenangan yang membekas bagi seluruh kader.
Saat dokumentasi perjalanan organisasi diputar dalam forum, suasana kongres berubah haru. Tangis, pelukan, dan ungkapan rasa syukur mewarnai momen perpisahan pengurus yang memasuki masa purna bakti.
Bagi mereka, loyalitas yang terbangun bukan semata karena jabatan, melainkan karena ikatan persaudaraan yang tumbuh selama proses berorganisasi.
Estafet Kepemimpinan Baru
Kongres kemudian mencapai puncaknya saat forum menetapkan Ketua Umum BP2M periode 2026–2027.
Ketukan palu sidang menandai beralihnya estafet kepemimpinan kepada generasi baru yang akan melanjutkan perjalanan organisasi.
Baca juga : Pesan Kakorlantas: Polantas Harus Humanis dan Dekat dengan Publik
Perwakilan Badan Pengurus Inti BP2M periode 2025–2026 menyampaikan pesan perpisahan yang disambut haru oleh seluruh peserta kongres.
"Kami masuk ke ruangan ini sebagai individu, namun kami keluar sebagai sebuah keluarga yang utuh. BP2M bukan hanya tempat belajar politik atau organisasi, tetapi juga tempat belajar mencintai perjuangan, merawat ketulusan, dan menghargai arti pengorbanan. Terima kasih atas setiap peluh, air mata, dan gelak tawa yang telah kita ukir bersama. Perjuangan ini belum usai, ia hanya berganti pundak," ungkap perwakilan pengurus.
Dengan berakhirnya Kongres Ke-IV, BP2M menatap masa depan dengan optimisme baru. Kepengurusan periode 2025–2026 telah menuntaskan pengabdiannya.
Sementara generasi berikutnya siap melanjutkan perjuangan organisasi dalam menyiapkan kader-kader yang berintegritas, inovatif, dan berdampak menuju Indonesia Emas 2045.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.