BREAKING NEWS
 

Najmi Mumtaza Jadi Ketua Harian

PKB Beri Karpet Merah Kepada Generasi Muda

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : ABDUL SHOMAD
Minggu, 14 Juni 2026 06:45 WIB
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: Instagram/cakiminow)

RM.id  Rakyat Merdeka - Politisi muda Najmi Mumtaza Rabbany bersyukur mendapat kepercayaan dari Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk menjabat sebagai Ketua Harian DPP PKB. Menurutnya, amanah tersebut merupakan bukti nyata komitmen PKB dalam memberi ruang bagi generasi muda untuk tampil di garis depan kepemimpinan partai.

“Komitmen Ketum Gus Muhaimin yang selalu memberi ruang bagi kaum muda akan kami jawab dengan kerja, konsolidasi, dan kemenangan PKB pada 2029. Mohon doanya ya,” ujar Najmi, dalam keterangannya, Jumat (12/6/2026). 

Alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu menegaskan, penguatan struktur partai dari tingkat Dewan Pengurus Wilayah (DPW), Dewan Pengurus Cabang (DPC), Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), hingga Dewan Pengurus Ranting (DPRt) dan kader akar rumput akan menjadi fokus utama konsolidasi organisasi. 

Selain memperkuat struktur partai, PKB juga akan mendorong regenerasi kepemimpinan, memperluas basis dukungan masyarakat, serta meningkatkan keterlibatan generasi muda sebagai bagian dari strategi menghadapi Pemilu 2029

Penunjukan Najmi sebagai Ketua Harian DPP PKB menjadi bagian dari langkah partai memperkuat regenerasi kepemimpinan dan menyiapkan organisasi yang semakin solid, modern, serta responsif terhadap perkembangan zaman. Bagi Najmi, PKB telah membuktikan bahwa anak muda tidak hanya dijadikan simbol masa depan, tetapi juga diberi kesempatan memimpin sejak sekarang. 

Baca juga : Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 2027 Capai 6,5 Persen

“Luar biasa PKB di bawah Cak Imin. Kaum muda bukan hanya diberi label pemimpin masa depan. Kami diberi karpet merah untuk memimpin sejak sekarang,” katanya. 

Sebelumnya, Cak Imin secara resmi mengumumkan pengangkatan Najmi sebagai Ketua Harian DPP PKB dalam Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Manajemen Partai yang dihadiri jajaran DPP PKB dan seluruh Ketua DPW PKB se-Indonesia, Selasa (9/6/2026). 

Pengumuman tersebut menjadi bagian dari penguatan konsolidasi organisasi sekaligus persiapan PKB menghadapi berbagai agenda strategis menuju Pemilu 2029. “Iya benar,” kata Cak Imin, Kamis (11/6/2026). 

Adsense

Jabatan Ketua Harian DPP PKB sebelumnya diemban Ais Shafiyah Asfar. Kini, tanggung jawab tersebut dipercayakan kepada Najmi untuk melanjutkan penguatan tata kelola organisasi, konsolidasi kader, dan akselerasi program-program strategis partai. 

Menjelang Pemilu 2029, PKB terus mendorong regenerasi dengan memberi kepercayaan besar kepada kader muda. Langkah serupa juga dilakukan di daerah, salah satunya oleh DPW PKB Jawa Barat. 

Baca juga : Bank Mandiri Terkoneksi Sistem Pembayaran China

Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda mengatakan, anak muda memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menjangkau dan berkomunikasi dengan sesama generasinya. Karena itu, mereka harus diberi ruang lebih besar untuk menggerakkan mesin partai. 

Huda menyatakan, anak muda paling memahami cara berkomunikasi dengan sesama anak muda. Jika pemilih pada 2029 mayoritas berasal dari Gen Z dan milenial, maka tidak ada pilihan lain selain memberikan kepercayaan kepada anak muda untuk menggerakkan mesin partai. 

“Kami tidak ingin hanya mengklaim sebagai partai yang ramah anak muda, tetapi juga memberikan ruang dan peran strategis kepada mereka,” ujar Huda, Jumat (12/6/2026). 

Menurut Huda, sebanyak 627 DPAC PKB di Jawa Barat kini dipimpin kader muda. Kebijakan itu diperkuat dengan pembatasan usia maksimal pengurus DPAC hingga 35 tahun. 

Dia mengakui, kebijakan tersebut sempat menimbulkan keraguan di kalangan kader senior. Namun, melalui pendekatan persuasif, langkah itu akhirnya diterima sebagai bagian dari proses regenerasi dan adaptasi organisasi. 

Baca juga : Petugas Sering Patroli, Parkir Liar Tetap Marak

“Awalnya banyak senior yang gelisah dan ragu. Itu wajar. Namun saya meyakinkan bahwa politik saat ini membutuhkan kecepatan adaptasi. Anak-anak muda di bawah usia 35 tahun memiliki energi tersebut. Mereka bukan menyingkirkan para senior, melainkan melanjutkan estafet perjuangan dengan cara yang lebih relevan terhadap tantangan zaman,” tuturnya. 

PKB Jawa Barat juga menerapkan proses rekrutmen dan uji kelayakan (fit and proper test) guna memastikan kader muda yang bergabung memiliki pemahaman politik serta komitmen yang kuat. 

Dari hasil uji kelayakan tersebut, mayoritas kader muda diketahui bergabung ke partai politik bukan semata-mata untuk mengejar kekuasaan, melainkan karena melihat partai sebagai ruang strategis untuk berkontribusi bagi masyarakat. [BSH]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense