RM.id Rakyat Merdeka - Kepengurusan Partai Buruh di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diguncang gelombang pengunduran diri. Ketua Partai Buruh DIY Irsad Ade Irawan menyatakan mundur dari jabatannya, diikuti seluruh jajaran pengurus partai mulai tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan.
Irsad mengatakan, keputusan tersebut diambil menyusul keluarnya Organisasi Rakyat Indonesia (ORI), sayap politik Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN, yang merupakan salah satu inisiator utama pendirian kembali Partai Buruh.
"Sehubungan dengan keluarnya salah satu inisiator terbesar pendirian kembali Partai Buruh, yaitu ORI yang merupakan sayap KSPSI AGN, maka bersama ini saya, Irsad Ade Irawan, menyatakan berhenti dari jabatan Ketua Partai Buruh DIY," kata Irsad dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/6/2026).
Baca juga : Tetap Jaga Persaudaraan, Ferri Nuzarli Mengundurkan Diri Dari Partai Buruh
Menurutnya, pengunduran diri tersebut bukan keputusan pribadi. Seluruh jajaran pengurus Partai Buruh di DIY juga memutuskan mundur secara bersamaan.
"Keputusan ini diikuti oleh seluruh jajaran pengurus Partai Buruh di DIY, mulai dari Exco Provinsi, Exco Kabupaten/Kota, hingga Exco Kecamatan," ujarnya.
Tak hanya struktur kepengurusan, Irsad menyebut buruh di berbagai pabrik serta petani yang selama ini menjadi basis dukungan Partai Buruh di DIY juga menyatakan keluar dari partai.
Baca juga : Petugas Lupa Pasang Pengaman Bungee Jumping, Turis Tewas
"Selain itu, buruh di berbagai pabrik serta petani di pedesaan yang selama ini menjadi bagian dari basis dukungan Partai Buruh di DIY juga menyatakan keluar dari Partai Buruh," tegasnya.
Ia menilai kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya kekuatan organisasi maupun basis massa Partai Buruh di wilayah DIY.
Di saat yang sama, Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY juga resmi menarik dukungannya terhadap Partai Buruh.
Baca juga : Garuda di Pintu Piala Dunia
"Dengan demikian, Partai Buruh tidak lagi menjadi bagian dari MPBI DIY," katanya.
Gelombang pengunduran diri di DIY terjadi setelah sebelumnya Sekretaris Jenderal Partai Buruh Ferri Nuzarli menyatakan mundur dari partai bersama sekitar 1,3 juta anggota ORI.
Pengunduran diri tersebut dipicu adanya perbedaan pandangan mengenai arah perjuangan Partai Buruh. Keputusan itu kemudian menjadi awal keluarnya kader dan pengurus partai di sejumlah daerah, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.