BREAKING NEWS
 

PDI Perjuangan Peringati Milad Kapten Surindro Supjarso, Suami Pertama Megawati

Reporter & Editor :
FAZRY
Senin, 6 Juli 2026 11:11 WIB
Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah saat memberikan sambutan dalam acara tahlilan memperingati hari lahir suami pertama Megawati Soekarnoputri, Kapten Penerbang Anumerta Surindro Supjarso, di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2026).

RM.id  Rakyat Merdeka - Jajaran DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta bersama Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) memperingati hari lahir suami pertama Megawati Soekarnoputri, Kapten Penerbang Anumerta Surindro Supjarso, Minggu (5/7/2026).

Peringatan dilakukan melalui upacara tabur bunga di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, serta tahlilan dan pembacaan surat Yasin di Masjid At-Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Ketua DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah saat memberikan sambutan dalam acara tahlilan tersebut menjelaskan bahwa Surindro gugur dalam tugas puluhan tahun silam.

"Almarhum gugur saat pesawat Skyvan T-701 yang dipilotinya jatuh di perairan Biak, Irian Jaya yang kini bernama Papua pada tanggal 22 Januari 1970," jelas Ahmad Basarah.

Baca juga : HKI: Percepatan Perizinan KEK Jadi Kunci Atasi Perlambatan Manufaktur

Menurut Basarah, Surindro lahir pada 5 Juli 1943 dan merupakan putra dari dr. A. Dadi Djokrodipo. Jika masih hidup, lulusan Akademi Militer TNI AU tahun 1967 berpangkat letnan dua penerbang tersebut saat ini akan menginjak usia 83 tahun.

Semasa hidupnya, Surindro ditempatkan sebagai anggota Skuadron 42 Wings Ops 003 Lanud Iswahjudi Madiun dan bertindak sebagai pilot pesawat pengebom TU-16 KS Badger.

Lebih lanjut, Basarah menceritakan bahwa pernikahan Surindro dengan Megawati berlangsung pada 27 Mei 1968, tepat satu tahun setelah dinamika politik runtuhnya kekuasaan Bung Karno oleh rezim Orde Baru.

Adsense

"Saat itu tidak banyak tokoh politik dan tokoh masyarakat yang berani mendekat kepada Bung Karno apalagi menjadi bagian dari keluarganya, tapi karena kecintaan yang besar kepada ibu Megawati Soekarnoputri, almarhum Surindro memutuskan untuk tetap menikahi Ibu Megawati Sorkarnoputri," kenang Basarah.

Baca juga : KPK Duga Bupati Kuansing Juga Terima Suap Pelepasan Kawasan Hutan

Dari pernikahan tersebut, pasangan ini dikaruniai dua putra, yakni Moh. Rizki Pratama dan Muhamad Prananda Prabowo.

Namun, tugas negara memisahkan mereka setelah pesawat yang dipiloti Surindro mengalami kecelakaan fatal di perairan Biak.

Surindro gugur bersama tujuh awak pesawat lainnya, dan hingga kini jenazah mereka tidak pernah berhasil ditemukan.

Mewakili keluarga besar Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, Basarah menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih dari Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut kepada seluruh pihak yang hadir dan mendoakan almarhum.

Baca juga : KAI Perkuat Peran Kereta Api dalam Transformasi Energi Lewat Roadmap Biodiesel

"Semoga amal baik almarhum diterima oleh Allah SWT," ucap Ahmad Basarah.

Sementara itu, Wakil Rais Syuriah PWNU DKI Jakarta KH Zuhri Yaqub MA dalam ceramahnya menegaskan bahwa almarhum merupakan sosok yang baik semasa hidupnya.

Menurut Zuhri, salah satu tanda orang baik adalah dedikasi dan namanya yang terus dikenang serta didoakan meski telah tiada.

"Semoga lewat peringatan milad almarhum ini, jasa dan kisah positif almarhum lebih dikenal oleh generasi bangsa," ujar Zuhri Yaqub.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense