RM.id Rakyat Merdeka - Partai Ummat melakukan penyegaran di jajaran pimpinan pusat. Ridho Rahmadi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum DPP Partai Ummat, sementara Ansufri Idrus Sambo ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum DPP Partai Ummat.
Pengunduran diri Ridho Rahmadi serta penunjukan Ansufri Sambo sebagai Plt Ketua Umum tersebut telah dikonfirmasi oleh Ansufri Sambo.
"Iya, benar," ujar Ansufri Sambo dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).
Selain Ridho, Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat Taufik Hidayat juga mengundurkan diri dari jabatannya.
Keputusan tersebut merupakan hasil Musyawarah Majelis Syura ke-8 yang digelar pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Baca juga : Titip 2 Pesan Ke Dubes Turki, Partai Umat Akan Temui Erdogan Bahas Palestina
Majelis Syura Partai Ummat menyebut keputusan itu sebagai bagian dari konsolidasi internal dan penyegaran struktur di tingkat Dewan Pengurus Pusat (DPP).
Dalam pernyataan resminya, Majelis Syura menyampaikan keputusan tersebut kepada jajaran pengurus, kader, simpatisan Partai Ummat, media massa, jurnalis, serta masyarakat Indonesia.
Ansufri mengatakan, Majelis Syura secara resmi telah menerima surat pengunduran diri Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat.
Penerimaan pengunduran diri tersebut merujuk pada ketentuan Bab VII Pasal 14 Ayat (1) Anggaran Dasar Partai Ummat.
Majelis Syura juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi, perjuangan, serta kontribusi keduanya selama memimpin kepengurusan eksekutif pusat Partai Ummat.
Baca juga : Pendaftaran Bacaleg Partai Ummat
Meski mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, Majelis Syura menegaskan Ridho dan Taufik tetap aktif dalam perjuangan membesarkan dan memajukan Partai Ummat.
Majelis Syura menyebut, transisi kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari perputaran roda organisasi yang biasa dilakukan untuk penyegaran serta pembagian beban kerja struktural di tingkat pusat.
Langkah tersebut diambil secara kolektif untuk memastikan gerak partai tetap dinamis dan responsif.
"Kedua tokoh pimpinan utama tersebut dipastikan tetap aktif berjuang di dalam kepengurusan struktural partai dengan formasi penugasan yang baru," tegas Ansufri.
Untuk menjamin kepastian hukum, kelancaran administrasi, serta menjaga ritme kerja organisasi di tingkat pusat, Majelis Syura juga menetapkan pelaksana tugas untuk posisi Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal.
Baca juga : Partai Ummat Gelar Diskusi Maulid, Kawal Putusan MK soal Pilpres 2029
Ansufri Idrus Sambo yang sebelumnya menjabat Sekretaris Majelis Syura ditetapkan sebagai Plt Ketua Umum DPP Partai Ummat. Sementara Muhammad Sadiq ditetapkan sebagai Plt Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat.
"Adapun penunjukan formasi transisi ini berbasis pada prinsip meritokrasi, integritas, serta loyalitas, guna memastikan gerak administrasi dan operasional kepengurusan pusat tetap berjalan efektif," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Ummat Heikal Safar, mengutip pernyataan Majelis Syura Partai Ummat.
Ansufri mengatakan, Partai Ummat di bawah kepemimpinan Plt tetap utuh, solid, dan berkomitmen mengawal visi partai dalam menegakkan keadilan serta memberantas kezaliman di Indonesia.
Kepengurusan DPP juga ditugaskan segera melakukan konsolidasi organisasi secara nasional serta mempersiapkan proses pendaftaran perubahan administratif kepengurusan transisi kepada Kementerian Hukum (Kemenkum) Republik Indonesia untuk mendapatkan pengesahan resmi.
"Majelis Syura mengimbau kepada seluruh jajaran pengurus di daerah dan kader di seluruh Indonesia untuk tetap fokus menjalankan program kerja partai dan bersatu padu mendukung kepemimpinan transisi yang sah ini, untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat di seluruh Indonesia dengan konsisten memperkuat ekonomi kerakyatan sesuai misi dan visi Partai Ummat," pungkas Ketua Majelis Syura Partai Ummat M Amien Rais.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.