Dark/Light Mode

Partai Ummat Nilai Harlah Ke-28 PKB Jadi Momentum Rekonsiliasi Politik

Sabtu, 25 Juli 2026 14:51 WIB
Foto: Partai Ummat.
Foto: Partai Ummat.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Ummat Taufik Hidayat menghadiri puncak Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2026).

Peringatan Harlah ke-28 PKB mengusung tema "Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi" dan turut mempopulerkan istilah "Prabowonomics" sebagai bagian dari gagasan pembangunan ekonomi yang disampaikan dalam forum tersebut.

Acara dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Keduanya disambut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar bersama jajaran pengurus, kader, dan simpatisan PKB dari berbagai daerah.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa gagasan ekonomi tersebut berpijak pada amanat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 33 dan Pasal 34, dengan tujuan mewujudkan kemakmuran rakyat.

Baca juga : Candaan Presiden: Kalau 3 Kancil Bersatu, Repot…

Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar berharap, implementasi amanat konstitusi dapat terus dievaluasi agar manfaat pengelolaan sumber daya alam semakin dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

"Silakan dicek dan dikaji berdasarkan fakta yang ada, siapa saja yang paling menikmati dan menguasai kekayaan alam Indonesia. Jika sudah menemukan jawabannya, maka seluruh rakyat Indonesia harus bersatu untuk menegakkan keadilan," ujar Heikal kepada awak media usai menghadiri acara.

Menurut Heikal, Indonesia memiliki kekayaan alam yang besar sehingga pengelolaannya perlu dilakukan secara optimal agar manfaatnya dapat dinikmati oleh seluruh rakyat.

Ia juga menilai, peringatan Harlah ke-28 PKB menjadi momentum yang positif untuk memperkuat rekonsiliasi politik nasional di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga : Banyak Kepala Daerah Kena OTT, KPK: Ongkos Politik Mahal

Menurutnya, kehadiran sejumlah pimpinan partai politik serta menteri Kabinet Merah Putih dalam satu forum menunjukkan semangat membangun komunikasi dan kolaborasi lintas partai.

Dalam kesempatan itu hadir antara lain Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum PAN yang juga Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta sejumlah pimpinan partai politik lainnya.

Heikal juga menyampaikan apresiasi atas ucapan selamat Hari Lahir PKB dari Ketua Majelis Syura DPP Partai Ummat Amien Rais, Ketua Umum DPP Partai Ummat Ridho Rahmadi, serta jajaran pengurus Partai Ummat di berbagai daerah.

Ia mengatakan, Partai Ummat menyambut baik ajakan untuk membangun komunikasi dan kerja sama antarkekuatan politik demi kemajuan Indonesia.

Baca juga : Perkuat Penegakan Hukum, Mahfud MD Diusulkan Jadi Menko Polkam

"Negara kita adalah bangsa yang besar. Karena itu kita juga harus berjiwa besar dalam menghadapi berbagai persoalan. Kritik tentu diperlukan, tetapi hendaknya disampaikan secara konstruktif tanpa disertai fitnah ataupun ujaran yang merendahkan," kata Heikal.

Menurutnya, Partai Ummat juga terbuka terhadap kritik dan masukan yang membangun sebagai bagian dari proses demokrasi.

Di akhir keterangannya, Heikal berharap hubungan yang harmonis antarpartai politik dapat terus terjaga sebagaimana tercermin dalam peringatan Harlah ke-28 PKB.

"Atas nama Dewan Pimpinan Pusat Partai Ummat, kami mengucapkan selamat Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa. Semoga momentum ini semakin memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat membangun Indonesia yang lebih maju," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.