RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar memberikan target besar kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Mereka ditargetkan meraih tambahan dua kursi Dewan di setiap Daerah Pemilihan (Dapil) se-Provinsi Sulsel pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029 nanti.
Wakil Ketua Umum DPP Golkar bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan optimisme pihaknya terhadap kepemimpinan Ketua DPD I Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dalam menghadapi Pileg mendatang.
Menurut dia, IAS mampu menggerakkan seluruh kekuatan, mengonsolidasikan organisasi dan kolaborasi dengan seluruh tokoh, untuk meningkatkan tambahan kursi DPR dari empat menjadi enam di Pileg 2029. Selain itu, lanjut dia, Golkar Sulsel juga mampu menyelesaikan tugas menambah dua kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari setiap Dapil, pada Pemilu mendatang.
“Untuk Sulsel, saya yakin bisa tambah dua kursi dan mencapai target 50 persen. Sebab, ada semangat baru bernama Aco, sapaan IAS, yang sudah kenyang dengan pengalaman politik. Apalagi kalau berkolaborasi dengan Pak Nurdin Halid dan Taufan Pawe,” ujar Melki, sapaan Emanuel Melkiades Laka Lena di Makassar, Sulsel, dikutip Minggu (18/10/2026).
Baca juga : Antrean BBM, Alarm Ketahanan Energi di Tengah Disparitas Harga dan Krisis Global
Saat ini, urai dia, Golkar Sulsel telah memiliki empat kursi DPR, yang tersebar di tiga Dapil. Rinciannya, satu kursi di Dapil Sulsel I, dua kursi di Dapil Sulsel II, dan satu kursi di Dapil Sulsel III.
“Dengan target enam kursi, Golkar harus menambah dua kursi dari capaian sekarang atau meningkatkan keterwakilan sebesar 50 persen,” imbuhnya.
Target tersebut, sambung Melki, menuntut strategi yang lebih konkret. Dia mendorong, penguatan kepengurusan dan dukungan tokoh senior diterjemahkan menjadi peningkatan suara, perluasan basis pemilih, serta kemenangan yang terukur di setiap Dapil.
“Kepemimpinan Aco memberi energi baru bagi Golkar Sulsel. Ke depan, Golkar Sulsel harus menyatukan pengalaman dan pengaruh para tokoh senior, agar kekuatan politik partai tidak berjalan sendiri-sendiri,” pinta Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.
Baca juga : Tekan Polusi, Yuk Kurangi Naik Kendaraan Pribadi
Lebih lanjut, Melki mengungkapkan kekaguman atas banyaknya tokoh politik berpengalaman di Provinsi Sulsel. Menurut dia, dirinya pernah dipertimbangkan Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD I Golkar Sulsel, setelah masa kepemimpinan Taufan Pawe berakhir.
Namun, Melki mengaku menyarankan agar penugasan itu diberikan kepada Muhidin Mohamad Said, yang merupakan tokoh politik senior asal Provinsi Sulsel. Menurut dia, Provinsi Sulsel memiliki banyak figur senior yang dapat mengambil peran dalam memperkuat partai. “Di Sulsel, tokoh-tokoh politiknya ngeri,” ucapnya.
Selain itu, tambah Melki, Provinsi Sulsel juga menjadi salah satu tolok ukur dalam membaca kekuatan partai politik di kawasan Indonesia Timur. Menurut dia, hal tersebut tercermin dalam setiap gelaran kontestasi demokrasi, peningkatan suara Golkar di Provinsi Sulsel kerap diikuti kenaikan dukungan di daerah lain di kawasan Indonesia Timur.
“Capaian Pemilu di Provinsi Sulsel menjadi gambaran efektivitas konsolidasi, strategi pemenangan, dan kemampuan partai dalam menjaga basis suara. Itu sudah terbukti dan tercermin dalam setiap gelaran Pemilu,” tandasnya.
Baca juga : City Menyapu Badai
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD I Golkar Sulsel, Kadir Halid menegaskan, pihaknya siap bekerja untuk memenuhi target yang diberikan DPP Golkar. Dia mengungkapkan, Golkar Sulsel telah menyiapkan langkah strategis untuk menghadapi Pemilu 2029, dan melakukan pemetaan kekuatan hingga tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Pemetaan itu, lanjut Kadir, menjadi bagian dari mitigasi politik untuk membaca kekuatan dan kelemahan partai, mengevaluasi hasil Pileg dan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2024, serta menentukan wilayah yang harus dipertahankan dan direbut. “Target penambahan kursi Dewan di semua Dapil, bukan sekadar proyeksi politik. Itu ditopang oleh kerja lapangan yang sistematis dan terukur,” tegasnya. KAL
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.