RM.id Rakyat Merdeka - Sejumlah lembaga survei kredibel menyebut, elektabilitas Bakal Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo rebound. Padahal, sempat tertinggal jauh dari Capres Prabowo Subianto. Kini mulai unggul tipis.
Sekretaris Jenderal Relawan Ganjarian Spartan, Dwi Kundoyo mengakui, jagoannya sempat tertinggal selama beberapa bulan setelah berbagai isu panas di level nasional. Selama itu pula, para relawan Ganjar bekerja maksimal membalikkan keadaan dengan gencar bersosialisasi lewat beragam cara.
Baca juga : Ini Penyebab Elektabilitas Ganjar Rebound Menurut CSIS
"Berkat komunikasi relawan dengan partai pengusung, PDI Perjuangan (PDIP) yang intens, relawan semakin kerja keras mempopulerkan Pak Ganjar Pranowo," kata Dwi Kundoyo dalam diskusi Akhir Pekan Titik Temu di Cilandak, Jakarta, ujung pekan lalu.
Selain itu, ada faktor Presiden Jokowi terhadap kenaikan elektabilitas Capres. Meski demikian, karena Jokowi adalah Banteng, maka relawan dan pemilih tetap percaya dukunganJokowi akan tertuju pada Gubernur Jawa Tengah itu.
Baca juga : Relawan Bintang Garuda: Prabowo Petugas Rakyat
"Kami relawan, dan seluruh pendukung tetap harus waspada. Sebab, elektabilitas Capres sangat dinamis. Prabowo sempat unggul di sepanjang 2021-2022, lalu disalip Ganjar April 2022. Lantas 2023 Prabowo sempat menyalip Ganjar dan sekarang disalip lagi. Artinya harus bekerja keras," tuturnya.
Sementara Peneliti Center For Strategic and International Studies (CSIS) Nicky Fahrizal mengungkapkan, elektabilitas para Capres masih fluktuatif sebelum pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dipengaruhi banyak faktor. Misalnya, Ganjar yang sempat terpuruk akibat pernyataan penolakan kehadiran tim nasional Israel dalam perhelatan Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Baca juga : Banteng Yakin, Ganjar Dapat Restunya Jokowi
"Sekarang Ganjar rebound, karena masyarakat nampaknya sudah mulai memahami, memaafkan, atau melupakan pernyataan Ganjar. Bahkan, generasi Z mendorong Piala Dunia U-20 jangan dikaitan dengan politik," ujar Nicky di acara serupa.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.