Sebelumnya
Lebih lanjut, untuk mendukung penyelenggaraan pemilu yang damai dan jurdil, Polri juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan dialog publik, membuat pakta integritas, coffee morning, doa bersama dan deklarasi pemilu damai.
Selain itu Polri juga telah membangun rumah kebangsaan di 34 Polda sebagai sarana cooling system maupun wadah kolaborasi berbagai elemen masyarakat.
Baca juga : Gibran Rakabuming Bicara Soal Hilirisasi Digital, Yuk Simak Penjelasannya!
"Bersama-sama mampu memecahkan maupun mencegah berbagai permasalahan yang dapat menimbulkan disintegrasi bangsa," katanya.
Sigit berkomitmen menjunjung tinggi prinsip netralitas pemilu. "Polri, TNI dan Bawaslu telah menandatangani Deklarasi Komitmen Netralitas TNI-Polri," tukasnya.
Baca juga : Tangkal Isu Hoaks Pemilu 2024, Bawaslu Jalin Kerja Sama Dengan TikTok
Peneliti dan dosen Pascasarjana Universitas Paramadina Herdi Syahrasad mengatakan, komitmen netral dari aparatur negara dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 memerlukan pembuktian nyata. Bukan sekadar seremonial semata.
"Ada kekhawatiran masyarakat sipil bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) dan polisi denganposisi sangat strategis akan melakukan tindakan melanggar prinsip netralitas. Apalagi, Polri saat ini sangat sentralistik dan berada di bawah kendali presiden," katanya.
Baca juga : ASKI Bahas Solusi Petani Kopi Hadapi El Nino Dan Aturan Deforestasi Uni Eropa
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis 28/12/2023 dengan judul Kapolri Bicara Soal Pemilu 2024 Gagal, Awas, Timbul Perpecahan Dan Bencana Demografi
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.