Dark/Light Mode

Kapolri Bicara Soal Pemilu 2024 Gagal

Awas, Timbul Perpecahan Dan Bencana Demografi

Kamis, 28 Desember 2023 06:45 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memaparkan capaian kinerja saat rilis akhir tahun Polri di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (27/12/2023). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom)
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memaparkan capaian kinerja saat rilis akhir tahun Polri di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (27/12/2023). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom)

 Sebelumnya 
Lebih lanjut, untuk mendu­kung penyelenggaraan pemilu yang damai dan jurdil, Polri juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan dialog publik, membuat pakta integri­tas, coffee morning, doa bersama dan deklarasi pemilu damai.

Selain itu Polri juga telah membangun rumah kebangsaan di 34 Polda sebagai sarana cooling system maupun wadah kolaborasi berbagai elemen masyarakat.

Baca juga : Gibran Rakabuming Bicara Soal Hilirisasi Digital, Yuk Simak Penjelasannya!

"Bersama-sama mampu memecahkan maupun mencegah berbagai permasalahan yang dapat menimbulkan disintegrasi bangsa," katanya.

Sigit berkomitmen menjun­jung tinggi prinsip netralitas pemilu. "Polri, TNI dan Bawaslu telah menandatangani Deklarasi Komitmen Netralitas TNI-Polri," tukasnya.

Baca juga : Tangkal Isu Hoaks Pemilu 2024, Bawaslu Jalin Kerja Sama Dengan TikTok

Peneliti dan dosen Pascasarjana Universitas Paramadina Herdi Syahrasad mengatakan, komit­men netral dari aparatur negara dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 memerlukan pembuktian nyata. Bukan sekadar seremonial semata.

"Ada kekhawatiran masyara­kat sipil bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) dan polisi denganposisi sangat strategis akan melakukan tindakan melanggar prinsip netralitas. Apalagi, Polri saat ini sangat sentralistik dan berada di bawah kendali presiden," katanya.

Baca juga : ASKI Bahas Solusi Petani Kopi Hadapi El Nino Dan Aturan Deforestasi Uni Eropa

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis 28/12/2023 dengan judul Kapolri Bicara Soal Pemilu 2024 Gagal, Awas, Timbul Perpecahan Dan Bencana Demografi

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.