BREAKING NEWS
 

Dihujat Netizen Gara-gara Maju Pilkada Tangsel

Marshel: Kan Nggak Ngambil Hak Orang Lain

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Selasa, 9 Juli 2024 07:25 WIB
Stand up komedian, Marshel Widianto (kanan) bersama Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menghadiri Silaturahmi dan Konsolidasi Bersama Kader Gerindra Kota Tangerang Selatan di Hotel Trembesi, BSD, Kota Tangerang Selatan. (Foto: IG @sufmi_dasco)

 Sebelumnya 
“Jagoan Golkar, pasangan petahana Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan. Artinya, KIM di Tangsel tidak solid, punya kepentingan politik masing-masing, dan bisa dipastikan negosiasi antara mereka dead­lock. Jadi, wajar kalau Gerindra mengusung Riza Patria dan Marshel,” kata Adi.

Dia pun mengingatkan Gerindra, melawan pasangan petahana bukan perkara gampang. Pasalnya, Benyamin-Pilar, sudah punya bekal popularitas dan elektabilitas buah dari memimpin Tangsel. “Pasangan Riza-Marshel harus kerja keras untuk meningkatkan elektabilitas, dan bersaing secara kompetitif dengan petahana,” imbuhnya.

Di media sosial X, pembelaan Marshel atas kritikan netizen dan masyarakat ditanggapi secara be­ragam. Akun @Alfinfadhil26 me­nyatakan, Marshel hanyalah alat ungkit suara bagi calon pemimpin yang sebenarnya diusung Gerindra, yakni Ahmad Riza Patria.

Baca juga : Pendidikan Kok Masih Mahal

“Ini sih strategi pasangan yang sering banget dipakai. Wakilnya dari kalangan artis, untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas calon yang diusung,” cuitnya.

Akun @alviinptr menggaku salut dengan Marshel yang berani mengakui semua kekuran­gannya di masa lalu, dan terus berusaha memperbaiki diri. Menurut dia, hal itu jarang ada di pribadi calon pemimpin di era sekarang. “Marshel widianto! Rispek abangkuuu,” tulisnya.

Sementara itu, akun @jefrigro berpendapat, apapun pembelaan Marshel, dirinya masih sanksi bila Marshel bisa menjalank­an roda birokrasi yang sangat rumit. “Diusungnya Marshel Widianto sebagai Wakil Wali Kota Tangsel, makin menunju­kan kualitas pemerintahan kita masuk zona degradasi,” ujarnya.

Baca juga : Banyak Warga Miskin Tak Kebagian Bansos

Akun @AlWiart menilai, Marshel tidak perlu sampai di bully di medsos atau dihujat oleh publik. Sebab, yang menyeret Marshel ke bursa Pilkada adalah partai politik.

“Sebetulnya, bukan soal Marshel yang pernah berma­salah. Kan emang banyak orang bermasalah di negeri ini. Inti per­soalannya, ada pada partai atau orang-orang yang mengusung. Betapa bodoh dan piciknya mer­eka, sehingga pribadi Marshel di masa lalu diungkit-ungkit oleh publik. Mereka meremehkan kita yang masih yang bisa ber­pikir logis,” tuturnya.

Senada, akun @digitalnetizen mengaku tidak peduli dengan bunyi pembelaan Marshel. Dia hanya bertanya-tanya soal ala­san Partai Gerindra memilih Marshel, dari banyaknya kader yang lebih berpengalaman. “Tetap saja saya heran, apa sih alasan Gerindra pilih Marshel jadi calon Wakil Wali Kota Tangsel?” tandasnya.

Baca juga : Duel Pelampiasan Dendam Kesumat

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 9 Juli 2024 dengan judul Dihujat Netizen Gara-gara Maju Pilkada Tangsel, Marshel: Kan Nggak Ngambil Hak Orang Lain

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense