BREAKING NEWS
 

Koalisi Aspirasi Dorong Pilkada Adopsi Agenda Pembangunan Inklusif Sosial

Reporter & Editor :
SAIFUL BAHRI
Jumat, 26 Juli 2024 13:52 WIB
Direktur Eksekutif Setara Institute, Halili Hasan. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Transparansi, Inklusi dan Demokrasi (Koalisi Aspirasi) mendorong penyelenggaraan Pilkada yang inklusif sebagai jembatan bagi pemenuhan hak pilih semua golongan termasuk kelompok rentan terdiskriminasi.

Koalisi Aspirasi yang terdiri dari SETARA Institute, Transparency Internasional, Aliansi Jurnalis Independen-AJI dan Perludem bersama Koalisi Aspirasi Aceh, Sulawesi Selatan, dan Jawa Barat akan memastikan agenda advokasi calon gubernur-wakil gubernur berorientasi pada pembangunan inklusi sosial.

"Agenda pembangunan inklusi sosial yang memastikan keterlibatan pembangunan kelompok rentan dan terdiskriminasi dan perlindungan terhadap kelompok rentan terdiskriminasi harus menjadi agenda bersama," kata Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan dalam diskusi secara virtual bertajuk "Update Isu Inklusi Sosial di Tiga Provinsi (Aceh, Sulsel dan Jawa Barat) Menjelang Pilkada 2024", pada Jumat (26/7).

Baca juga : Buka Di Denpasar, Eye Level Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan Anak Di BaliĀ 

Halili mengatakan, di Provinsi Jawa Barat, Aceh dan Sulawesi Selatan, perlindungan kelompok disabilitas dan perlindungan anak menjadi capaian yang harus diprioritaskan.

Isu perempuan dan kesetaraan perempuan dan keadilan gender juga masih menjadi pekerjaan rumah.

Adsense

"Sementara jaminan kebebasan bagi kelompok agama dan kepercayaan minoritas masih menjadi isu yang mendesak untuk direspons. Isu inklusi masyarakat adat dan ragam gender menjadi yang paling belum memperoleh perhatian," kata Halili.

Baca juga : Bamsoet Dorong Pembangunan Banyak RS Internasional di Indonesia

Menurut Peneliti SETARA Institut Pebria Prakarsa Renta, Koalisi Aspirasi telah bekerja sama selama setahun dengan rangkaian kegiatan penguatan kapasitas, training, dialog kebijakan, peningkatan jejaring LSM di daerah, advokasi kebijakan, dan merajut kebersamaan advokasi lintas kelompok minoritas, rentan dan terdiskriminasi

Advokasi inklusi sosial yang dilakukan SETARA Institute di 3 provinsi, Aceh, Sulawesi Selatan, dan Jawa Barat melibatkan 95 organisasi masyarakat sipil, 13 orang pegiat inklusi, 10 elemen pemerintah dan menjangkau 24 varian kelompok sosial.

Ini merupakan bagian dari organisasi masyarakat sipil serta para pemangku kepentingan dalam pembangunan dan agenda Pilkada serentak 2024. Jejak kerja Koalisi

Baca juga : Jelang Pilkada, Pemuda NU Didorong Terlibat dalam Pembangunan Kediri

"Koalisi Aspirasi diharapkan mampu memastikan Pilkada yang inklusif dan mainstreaming agenda pemajuan inklusi sosial baik dalam debat kandidat dan agenda calon gubernur-wakil gubernur maupun landasan sosio-politik perencanaan pembangunan daerah," jelas Pebria.

Dalam prakteknya, Koalisi Aspirasi di Aceh, Sulawesi Selatan, dan Jawa Barat akan memastikan, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) atau KIP Aceh memasukkan agenda pembangunan inklusi sosial dalam debat calon kandidat.

"KPU daerah telah memberikan respons positif atas gagasan Pilkada inklusif dan agenda pembangunan inklusi sosial di tiga provinsi, di antaranya integrasi isu-isu kelompok marjinal sebagai tema debat, pelibatan aktif kelompok marjinal dalam rangkaian proses Pilkada , hingga memastikan adanya bimbingan teknis bagi penyelenggara Pilkada agar kelompok disabilitas tetap dapat menunaikan hak pilihnya," jelas Pebria.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense