BREAKING NEWS
 

Tak Dapat Rekom Partai Sendiri

Arinal Nyagub Dari PDIP

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : ERWIN TAMSAL
Sabtu, 31 Agustus 2024 07:30 WIB
Gubernur Lampung petahana, Arinal Djunaidi

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Lampung petahana, Arinal Djunaidi tidak patah arang meski tidak mendapat tiket Calon Gubernur (Cagub) Lampung dari partainya sendiri, Partai Golkar. Arinal nekat maju melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Arinal Djunaidi yang juga Ketua DPD Partai Golkar Lampung dipasangkan dengan Sekretaris DPD PDIP Lampung, Sutono sebagai pasangan cagub-cawagub dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2024.

“Sekali layar berkembang, surut kita berpantang,” tegas Arinal dalam keterangannya, Kamis (29/8/2024).

Tidak ada satu pun kader partai pohon Beringin yang men­gantarkan Arinal saat mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung pada Kamis (29/8/2024).

Arinal mengakui secara formal hanya didukung oleh PDIP. Tapi, dia menegaskan, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Partai Banteng bisa men­gusung pasangan calon (palson) sendiri karena memiliki 787.468 suara sah atau 16,89 persen.

“Tapi ke depan ada kemung­kinan partai lain akan gabung bersama kami,” klaim dia

Baca juga : Luhut Evaluasi Pariwisata Bali

Dia yakin akan memenangkan pertarungan di Pilgub Lampung. Dia mengklaim, kontestasi pilgubkali ini telah berkoalisi dengan masyarakat Lampung. Dukungan masyarakat, kata dia, kunci kemenangan pilkada.

“Rakyat jatuh hati dan kami jatuh hati. Insya Allah, ini akan kita wujudkan Lampung Maju padamasa yang akan datang,” katanya.

Arinal menjelaskan, kembali maju sebagai Cagub Lampung bukan karena gengsi, melainkan ingin membangun Lampung lebih maju. Dia berjanji akan melanjutkan program kerjanya yang sudah baik selama menja­bat Gubernur Lampung.

“Kemudian akan ditambahkan lagi dengan program kerja yang baru untuk masyarakat Lampung,” janjinya.

Arinal mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum DPP PDIP, Megawati yang telah memberikan rekomendasi kepadanya sehingga bisa maju sebagai Cagub Lampung 2024.

Adsense

Terkait dirinya yang tak di­usung oleh DPP Partai Golkar, Arinal tidak mempermasalahkannya. Dia mengatakan, setiap masyarakat Indonesia boleh menga­jukan diri menjadi pemimpin.

Baca juga : Duh, Lowongan Kerja Palsu Bikin Resah Masyarakat Aja

“Bukan berarti saya Ketua Golkar Lampung tidak boleh dengan PDIP. Saya tidak perlu jawab lebih dalam lagi karena saya bersama-sama Golkar, dan saya bersama-sama PDIP,” beber dia.

Arinal mengaku siap menerima sanksi dari DPP Partai Golkar karena maju dari PDIP sebagai Cagub Lampung. “Iya saya siap,” tegasnya.

Bacawagub Lampung, Sutono menambahkan, pihaknya akan mensinergikan program kerja di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dengan Pemerintah Pusat yang digawangi Prabowo-Gibran.

Utamanya, kata dia, penekanan terhadap ekonomi kerakyatan yang akan membangun Lampung semakin maju dan se­jahtera. “Kami akan mempercepat terwujudnya masyarakat Lampung adil makmur dan sejahtera,” kata Sutono.

Sementara, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD PDIP Lampung, Umar Ahmad mengatakan, mengusung Arinal Djunaidi dan Sutono maju di Pilbup Lampung merupakan keputusan DPP PDIP.

“Dengan proses panjang dan pertimbangan yang sangat ma­tang, DPP menetapkan dukungan ke Pak Arinal dan Pak Sutono,” ujar Umar dalam keterangannya, Jumat (30/8/2024).

Baca juga : Biaya Sekolah Masih Mahal

“Kita tahu Pak Arinal petahanaGubernur Lampung dan Pak Sutono memiliki pengalaman panjang di birokrat. Keduanya memiliki pengalaman yang ma­tang,” sambung Umar.

Bagaimana tanggapan Partai Golkar? Sekretaris DPD Golkar Lampung, Ismet Roni tidak mempermasalahkan Arinal Djunaidi nyagub dari PDIP. Dia me­negaskan, hal itu merupakan hak politik setiap warga negara.

Meski begitu, kata Ismet, DPP Partai Golkar telah merekomendasikan pasangan Rahmat Mirzani Djausal dan Jihan Nurlela di Pilgub Lampung 2024.

“Jadi, seluruh keluarga Golkar harus mendukung cagub yang diusung partai,” tegas ismet dalam keterangannya, Jumat (30/8/2024).

Terkait status Arinal di kepungurusan Partai Golkar, Ismet mengatakan, status Arinal sampaisaat ini masih Ketua DPD Golkar Lampung. Dia menam­bahkan, status keanggotaan ataupun sanksi untuk Arinal merupakan kewenangan DPP Golkar.

“Tapi ada proses (sanksi) itu,” pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense