RM.id Rakyat Merdeka - Pegiat Pemilu Rismanidar mengingatkan pentingnya menggunakan hak pilih di hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Rabu (27/11) mendatang. Karena ada banyak risiko yang akan diterima, jika masyarakat golput (golongan putih, red).
Seperti diketahui, Pilkada dalam rangka memilih Gubernur, Bupati dan Wali Kota kali ini berlangsung serentak di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota. Termasuk salah satunya di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Menurut Koordinator Akademi Pendidikan Demokrasi (APD) Indonesia Kabupaten Abdya ini, satu suara sangat berarti bagi masa depan suatu daerah hingga lima tahun mendatang.
Baca juga : Ratusan Pimpinan Majelis Taklim Pastikan Jamaahnya Pilih RIDO
"Oleh karena itu, kita mengajak agar warga Abdya untuk dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada ini nantinya," kata Rismanidar dalam keterangannya, Rabu (13/11).
Ia menjelaskan, Pilkada adalah momen penting dalam memilih pemimpin bagi suatu daerah. Hadirnya pemimpin terbaik tentu tidak akan terwujud tanpa adanya partisipasi dari masyarakat yang memanfaatkan hak suara dengan sebaik-baiknya.
Ada banyak kerugian atau risiko yang akan diterima masyarakat, jika menyia-nyiakan hak pilih. Salah satunya memperbesar peluang politisi busuk berkuasa.
Baca juga : Dukung Pilkada Damai, Pakar HTN Ajak Publik Bijak Gunakan Hak Pilih
"Setidaknya kita telah membiarkan pemimpin dipilih berdasarkan pragmatisme politik, karena politik uang misalnya," terang Rismanidar.
Selain itu, mantan Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Abdya periode 2018-2023 ini juga berpandangan golput ini juga dapat menimbulkan potensi kecurangan dalam proses Pilkada.
"Saat kita tidak menggunakan hak suara kita, maka tersisa lah satu surat suara yang tidak terpakai. Surat suara yang tidak digunakan ini membuka potensi manipulasi suara oleh oknum yang mungkin melakukan kecurangan," ingatnya.
Baca juga : Perkuat Jaringan Logistik Nasional, KAI Logistik Hadir Di Lokasi Dekat Pelabuhan
Oleh karena itu, perempuan pegiat pemilu ini mengingatkan pentingnya menggunakan hak pilih dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Negara telah memberikan kesempatan kepada warganya untuk memilih pemimpin, ketika tidak dimanfaatkan kesempatan tersebut maka menurutnya masyarakat itu sendiri yang akan rugi.
"Jadi, mari sama-sama menjadi bagian dari proses demokrasi, dengan kita datang ke TPS pada tanggal 27 November nanti. Jangan biarkan hak pilih kita terbuang percuma," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.