BREAKING NEWS
 

CEO Networking 2024

OJK Dorong Hilirisasi Dan Inovasi Teknologi Demi Ketahanan Ekonomi Berkelanjutan

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 27 November 2024 18:59 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam acara CEO Networking 2024 bertajuk Navigating Global Market Forces and Technology Innovation for Sustainable Business di Jakarta, Selasa (26/11/2024). (Foto: Humas OJK)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menekankan pentingnya hilirisasi dan inovasi teknologi, dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Dalam acara CEO Networking 2024 bertajuk “Navigating Global Market Forces and Technology Innovation for Sustainable Business” di Jakarta pada Selasa (26/11), Mahendra mengatakan, hilirisasi tidak hanya meningkatkan nilai tambah sumber daya domestik. Tetapi juga membuka peluang investasi dan memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

“Pada prinsipnya, ini akan meningkatkan daya tahan dan ketahanan perekonomian nasional," kata Mahendra.

"Karena di satu sisi, hilirisasi berbasis pada pengembangan nilai tambah hilirisasi sumber daya mineral maupun pertanian. Di lain pihak, juga berbasis dari stakeholders-nya, dari sektor jasa keuangan pendukungnya, dan aktivitas multiplier effect. Ini akan semakin banyak berlaku di Indonesia,” kata Mahendra.

 

Baca juga : Yakes Pertamina Bangun Ekosistem Layanan Kesehatan Berkelanjutan


Untuk menuju ketahanan ekonomi berkelanjutan, OJK juga mendukung komitmen nasional dalam mencapai net zero emission dan pembangunan berkelanjutan. Antara lain dengan mengeluarkan Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI).

Taksonomi versi pertama yang sudah diterbitkan OJK, berfokus pada sektor atau proses energy transition dan critical minerals, mengingat critical minerals sangat diperlukan untuk energy transition.

Tahap selanjutnya dari taksonomi berkelanjutan itu adalah versi dua yang berkaitan dengan sektor konstruksi, real estate, transportation and storage, dan agro serta forestry and land use.

Adsense

"Saat ini, sedang dalam finalisasi. Kami harap, awal tahun depan bisa diterbitkan,” kata Mahendra.

Di sisi lain, OJK juga mendukung upaya pemerintah dalam rencana dan keinginan untuk menjadi anggota dari Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD) dan kelompok negara-negara BRICS.

Baca juga : Master Bagasi Dorong UMKM Go Global, Perkuat Ekonomi Berkelanjutan

Hal tersebut dinilai sebagai langkah strategis yang tepat dalam memperkuat landasan ekonomi, keuangan, dan investasi di Indonesia menuju perekonomian yang semakin modern dan berkembang.

Dalam acara tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Ferry Irawan menyampaikan, untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen yang ditetapkan pemerintah, dibutuhkan peran serta industri jasa keuangan. Terutama, sektor pasar modal.

Pasar modal berperan sebagai pilar utama pembiayaan pembangunan, terutama dalam mendukung hilirisasi industri, transisi energi, dan penguatan ekonomi digital.

Senada, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Rosan P. Roeslani juga menegaskan pentingnya investasi sebagai kunci pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8 persen, sebagai salah satu engine of growth.

"Upaya mendukung hilirisasi, memperkuat pasar modal sebagai fondasi likuiditas, dan mendorong investasi strategis - termasuk di sektor karbon - akan menjadi pilar utama untuk mewujudkan visi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” jelas Rosan.

Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Bukan Mustahil

CEO Networking 2024 digelar OJK bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai bagian dari peringatan 47 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia.

CEO Networking 2024 diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan sinergi antara OJK, pelaku pasar, dan seluruh stakeholders Pasar Modal. Demi mendukung akselerasi pertumbuhan Pasar Modal Indonesia serta kontribusinya terhadap kemajuan perekonomian nasional.

Peningkatan sinergi antara regulator, para CEO, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu mendorong percepatan pertumbuhan Pasar Modal Indonesia di masa mendatang. Serta memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan perekonomian nasional. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense