BREAKING NEWS
 

Pantau PSU Kabupaten Barito Utara

Gubernur Kalteng: Terima Hasil Dengan Lapang Dada

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : ROMDONY SETIAWAN
Kamis, 7 Agustus 2025 07:15 WIB
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran. (Foto: Dok. Pemprov Kalteng)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, memantau langsung pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Barito Utara, Rabu (6/8/2025).

Kunjungan itu merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng terhadap kelancaran proses demokrasi di daerah.

Sebelum mendatangi sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), Gubernur Kalteng bersama Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, mengawali keg­iatan dengan melakukan pantauan udara. Mereka mencermati setiap detail persiapan pelaksanaan PSU menggunakan helikopter, guna memastikan kelancaran dan ketertiban PSU.

Selanjutnya, Agustiar bersama rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendatangi pelaksanaan PSU di 3 TPS di Muara Teweh, Kecamatan Teweh Tengah. Ketiga TPS yang mereka datangi, TPS 6 di Kelurahan Jingah, TPS 7 di Kelurahan Melayu, dan TPS 22 di Kelurahan Melayu.

“Kami ingin memastikan, proses PSU berjalan sesuai aturan, aman, dan masyarakat bisa menggunakan hak pilih tanpa intimidasi,” ujar Agustiar saat meninjau TPS di Muara Teweh, Barito Utara, Rabu (6/8/2025).

Baca juga : Hari Ini, KPK Panggil Dua Mantan Menteri

Politisi Partai Gerindra ini menilai, proses pemungutan suara di sejumlah TPS berjalan kondusif, dengan waktu tunggu pemilih sekitar 30 menit. “Bahkan, pemilih yang datang melewati pukul 13.00 WIB tetap dilayani,” imbuhnya.

Lebih lanjut, dia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Barito Utara menjaga semangat demokrasi, serta meminta selu­ruh pemilih yang terdaftar menggunakan hak pilih secara bijak dan bertanggung jawab.

Dia juga mengingatkan ten­tang pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan selama proses pemungutan suara, serta menghindari segala bentuk pro­vokasi yang dapat mengganggu jalannya demokrasi.

Adsense

“Hormati petugas pemilu, ikuti aturan yang berlaku di TPS. Pastikan memilih dengan hati nurani, tanpa tekanan dan tanpa imbalan,” cetusnya.

Agustiar menambahkan, pelaksanaan PSU di Kabupaten Barito Utara merupakan momentum untuk menunjukkan kedewasaan dalam berdemokrasi, serta menjaga semangat persatuan dia kebersamaan. Dia meminta masyarakat tidak mu­dah diadu domba lantaran per­bedan pilihan.

Baca juga : BRI Dipercaya Salurkan KPR Subsidi 25 Ribu Unit

Selanjutnya, dia mengajak semua pihak dapat menerima hasil PSU dengan lapang dada. “Siapapun yang menang, kita harus siap menerima. Jangan terus menoleh ke belakang, kita harus maju dan bersatu membangun daerah,” tegasnya.

Sementara, Pj Bupati Barito Utara, Indra Gunawan menyata­kan, seluruh tahapan PSU, mulai dari pencalonan hingga masa tenang, telah berjalan kondusif dengan pengawasan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta pengamanan dari aparat TNI-Polri.

Dia juga mengapresiasi komitmen semua pihak dalam menjaga suasana sejuk, damai, dan demokratis di Kabupaten Barito Utara. “Kami bersyukur, masyarakat Barito Utara me­nyambut baik dan menerima kedua pasangan calon yang ber­tarung dalam PSU ini. Mereka menyampaikan hak pilihnya secara bebas, jujur, dan bertang­gung jawab,” ujarnya.

Sebagai informasi, Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 313/PHPU.BUP-XXIII/2025 mendiskualifikasi seluruh pasan­gan calon bupati dan wakil bupa­ti di Pilkada Barito Utara, karena terbukti melakukan politik uang. Pasangan calon (paslon) yang didiskualifikasi adalah pasangan nomor urut 1 Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo, dan pasangan nomor urut 2 Akhmad Gunadi Nadalsyah-Sastra Jaya.

Selanjutnya, PSU di Kabupaten Barito Utara diikuti dua pasan­gan calon, yakni calon bupati dan wakil bupati Barito Utara nomor urut 1 Sahaluddin-Felix Sonandie Y. Tingan, dan paslon nomor urut 2 Jimmy Carter-Inriaty Karawaheni.

Baca juga : Tumbuh 5,68 Persen, Industri Manufaktur Masih Jadi Motor Utama Ekonomi

Pasangan nomor urut 1 diusung lima partai koalisi, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

Sementara, pasangan nomor urut 2 diusung oleh koalisi Partai Demokrat, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai NasDem, dan Partai Gerindra. [KAL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense